Connect with us

SELEBRITIS

Katy Perry Vakum Bermusik

Published

on

Katheryn Elizabeth Hudson, dikenal secara professional dengan Katy Perry adalah seorang penyanyi dan penulis lagu Amerika Serikat.

Zone.co.id, Jakarta – Katy Perry mengumumkan bakal vakum dari dunia musik. Keputusan itu diambil setelah ia mengakhiri tur “Witness” di Auckland, Selandia Baru.

“Saya sudah berada di jalanan selama 10 tahun, jadi saya hanya ingin santai sejenak. Saya tidak akan langsung membuat rekaman lain,” ucap Katy sebagaimana dilansir Aceshowbiz, Selasa (9/10/2018).

BACA JUGA : Katy Perry Mengaku Depresi

“Saya merasa sudah melakukan banyak hal. Saya merasa sudah menjadi pop star yang dikenal banyak orang, dan saya bersyukur dengan itu semua,” lanjut dia.

Pelantun “Roar” itu, mengakui bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk mundur. Sebab dia merasa sudah tidak perlu membuktikan apapun.

“Saya suka membuat musik dan saya suka menulis. Tapi saya tidak merasa perlu menjadi bagian dari permainan ini lagi. Saya hanya merasa saya adalah seorang seniman. Saya tidak merasa harus membuktikan apa pun, yang berarti saya sudah bebas,” terang Katy.

Juri American Idol ini sekarang sedang fokus pada lini sepatunya, Katy Perry Collections. Dia mendeskripsikan sepatunya sebagai sesuatu yang penuh personaliti dan terjangkau.

Album baru Katy, “Witness” dirilis pada 9 Juni 2017 melalui Capitol Records. Dari album ini, Katy meluncurkan empat single di antaranya “Chained to the Rhythm” dan “Swish Swish” yang menampilkan Nicki Minaj. (ant)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SELEBRITIS

Jenazah Ustadz Arifin Ilham akan Dishalatkan Dua Kali di Bogor

Published

on

K.H. Muhammad Arifin Ilham, adalah seorang pendakwah atau dai berkebangsaan Indonesia.

Zone.co.id, Bogor – Ketua Yayasan Az-Zikra, Khotib Kholil menyebutkan bahwa jenazah Ustadz Muhammad Arifin Ilham akan dua kali dishalatkan di dua lokasi berbeda ketika tiba di Bogor, Jawa Barat, sesuai wasiat almarhum.

“Beliau beramanat ingin dishalatkan di Az-Zikra Sentul, setelah itu dishalatkan juga di Az-Zikra Gunung Sindur, lalu dimakamkan di sana (Gunung Sindur),” ujarnya kepada awak media di Az-Zikra Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/5/2019) dinihari.

Menurutnya, jenazah Pimpinan Majelis Az-Zikra itu akan diberangkatkan dari Penang, Malaysia pagi sehingga diperkirakan akan tiba di Bogor Kamis (23/5/2019) siang.

“Persiapan sebagaimana biasa. Penyambutan oleh santri menggunakan zikir-zikirnya beliau,” kata Kholil.

Kholil mengatakan, Ustadz Arifin berangkat ke Penang, Malaysia pada 15 April 2019, atau dua hari menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Almarhum menjalani pengobatan di salah satu rumah sakit Penang lantaran menderita kanker kelenjar getah bening.

Diberitakan sebelumnya, Kholil menyebutkan bahwa Ustadz Arifin sempat melewati masa kritisnya setelah masuk ruang Intensive Care Unit (ICU) dini hari waktu setempat pada Selasa (21/5/2019).

Namun, kondisi Ustadz Arifin kembali kritis sejak Rabu sore. Kemudian mengembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (22/5/2019) malam. (fik)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SELEBRITIS

Berbaju Astronaut, Ariana Grande Kunjungi NASA

Published

on

Ariana Grande-Butera, adalah seorang penyanyi dan aktris berkebangsaan Amerika Serikat.

Zone.co.id, Jakarta – Setelah tampil di San Antonio, Texas, Ariana Grande menerima kesempatan untuk mengunjungi Johnson Space Center NASA di Houston, Sabtu (18/5/2019).

Bintang pop, 25, mendokumentasikan turnya itu di Instagram Story dalam video yang menunjukkan dirinya mengenakan seragam astronaut, lengkap dengan helm.

Ia pun menuliskan ucapkan terima kasih untuk NASA atas hari yang luar biasa dalam hidupnya dan tidak sabar untuk membagikan pengalamannya itu.

“Hari dan pengalaman yang istimewa. Terima kasih banyak untuk kemurahan hati Anda dan untuk mengajak teman-teman dan saya berkeliling,” tulisnya di Instagram, seperti dilansir People.

Saat kunjungan itu, rekan Grande memutar lagu hitnya “NASA” dari album terbaru “Thank U, Next”.

Tidak hanya itu, di layar Mission Control pun tertulis “Welcome to Mission Control Ariana Grande”, menyambut kehadiran sang penyanyi. (hep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SELEBRITIS

Pangeran William Bicara Tentang Pedihnya Kehilangan Putri Diana

Published

on

Pangeran William, Adipati Cambridge adalah anak tertua dari Pangeran Charles, Pangeran dari Wales dan mendiang Diana.

Zone.co.id, Jakarta – Pangeran William bicara tentang kepedihan akibat kehilangan ibu saat usianya masih belia, dalam dokumenter baru BBC One tentang kesehatan mental.

Duke of Cambridge itu mengatakan ia merasa “kesedihan tiada tara” setelah kematian Putri Diana pada 1997, menjelaskan pengalaman itu membuatnya bisa mengenali orang lain yang juga menderita akibat kehilangan keluarga.

“Saya banyak memikirkan ini, saya pikir ketika kamu merasa kehilangan saat masih kecil, sebenarnya usia berapa pun, tapi khususnya pada usia muda, saya bisa memahami itu, kau merasakan kepedihan tiada tara.”

“Dan kau tahu dalam hidupmu akan sulit menemukan sesuatu yang lebih pedih dari itu,” imbuh dia, seperti dikutip Independent.

“Tapi itu juga membuatmu dekat dengan orang-orang di luar sana yang merasa hal serupa.”

Ayah tiga anak itu bicara tentang dampak emosional terhadap pekerjaannya sebagai pilot ambulans, yang dia deskripsikan “sangat emosional” dibandingkan pekerjaannya di militer.

“Kau menghadapi keluarga yang menghadapi berita-berita terburuk,” katanya.

“Itu membuatnya jadi sangat depresi, merasakan hal negatif, di mana kau pikir kematian ada di mana-mana kemanapun kau pergi. Dan itu merupakan beban berat.”

William juga merasa tersentuh atas kesulitan yang dihadapi orang-orang Inggris untuk mendiskusikan emosi mereka, ia mengatakan orang Inggris memang kaku, tapi orang juga butuh untuk “lebih bersantai dan bisa mencurahkan emosi-emosi karena kami bukanlah robot”. (nan)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending