Connect with us

JAKARTA

Indonesia Itu Damai, Buktinya Reuni Akbar 212 Aman

Published

on

Suasana Reuni 212 yang dihelat di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (30/11/2018) berjalan aman dan tertib.

Zone.co.id, Jakarta – Setelah dalam beberapa hari terakhir ini terasa suasana di Jakarta terkesan tegang, dan pada akhirnya situasi di ibu kota Negara Kesatuan Republik Indonesia itu tetap aman, tenang dan terkendali.

Sejak hari Sabtu, 1 Desember 2018 terlihat kegiatan yang lain dari biasanya karena diperkirakan jutaan warga negara Indonesia terutama ummat Islam akan menghadiri Reuni Akbar 212 pada 2 Desember.

BACA JUGA : Saudi Puji Reuni 212 Sebagai Gerakan Bela Tauhid, Begini Reaksi Said Aqil Siradj

Reuni terkait jatuhnya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dituduh melakukan penistaan agama. Ucapan Ahok telah menyinggung kehormatan ummat Islam karena dia menyebut-nyebut sebuah surat dalam kitab suci Al Quran saat berada di Pulau Seribu padahal dia bukanlah seorang muslim.

Ahok pun akhirnya dihukum penjara dan kemudian tampil Anis Baswedan menjadi gubernur yang baru bagi sekitar delapan juta jiwa warga di Jakarta pada malam hari dan 10 juta jiwa pada pagi serta siang hari.

Karena itu, untuk mengenang jatuhnya Ahok maka kemudian timbul gagasan agar pada tanggal 2 Desember 2018 dilaksanakan reuni para peserta unjuk rasa pada tahun 2016. Akan tetapi ternyata upaya menyelenggarakan reuni itu tidaklah mudah karena timbul sikap pro dan kontra. Sikap pro muncul karena pendukung reuni ini ingin mengenang peristiwa bersejarah tersebut.

Akan tetapi sebaliknya sikap menentang alias kontra juga muncul. Para penentang reuni ini berdalih kahwa kegiatan ini tak ada gunanya karena toh Ahok sudah jatuh. Kemudian para kelompok kontra ini mengeluarkan dalih bahwa jika acara itu tetap dilaksanakan maka bisa membahayakan Pemilu Presiden-Wakil Presiden dan juga sekaligus Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) yang bersamaan pada 17 April 2019.

Akan tetapi akhirnya pemrakarsa reuni inilah yang menang karena ternyata Mabes Polri bersama Polda Metro Jaya menyetujui kegiatan yang diperkirakan mendatangkan massa jutaan itu.

Sekalipun Polri telah menyetujui reuni ini, ternyata tetap saja ada oknum- oknum yang ingin mengganggu misalnya dengan mengancam akan melakukan kegiatan tandingan yang juga dilakukan di Jakarta.

Akan tetapi kemudian Polda Metro Jaya mengingatkan kelompok kontra Reuni Akbar 212 untuk membatalkan kegiatan tandingan ini, dengan menegaskan bahwa jika kelompok tandingan ini terus bersikeras melakukan ulah mereka maka bisa terjadi bentrokan diantara kedua kelompok. Untung saja, kelompok kontra mundur teratur sehingga akhirnya hanya ada satu kelompok yang tetap melaksanakan acara ini.

Ternyata tenang

Mabes Polri yang merupakan penanggung jawab keamanan di dalam negeri kemudian berkoordinasi dengan Markas Besar TNI untuk bersama-sama melakukan pengamanan acara reuni yang dipimpin bersama-sama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kepala Polri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Sekalipun Polri dan TNI menyebut apel bersama di Monas ini tujuan utamanya adalah pengamanan Natal dan Tahun Baru serta Pilpres dan Pileg, tetap saja reuni juga menjadi prioritas tinggi.

Persiapan reuni pun mulai dilaksanakan, misalnya dengan sedikitnya mendirikan tiga panggung di Monas yakni untuk beberapa ulama terkemuka, kemudian untuk tokoh-tokoh bukan beragama Islam serta panggung ketiga untuk sesama bangsa Indonesia yang termasuk kelompok disfabel. Kemudian pada hari Sabtu (1/12/2018) sore kawasan Monas dan Mesjid Istiqlal mulai dipadati peserta acara reuni 212 misalnya dari Cianjur, Jawa Barat hingga Deli Serdang, Sumatera Utara.

Peserta atau peninjau juga datang dari luar negeri seperti Malaysia, Singapura bahkan Australia yang ingin langsung melihat apakah bangsa Indonesia terutama ummat Islam mampu memelihara situasi keamanan tanpa terjadinya bentrokan sedikiitpun juga.

Banyak ummat Islam yang sudah “berkemah” di kawasan Monas dan juga Masjid Istiqlal sejaK Sabtu malam agar tak mendapat kesulitan untuk mengikuti acara penting ini. Namun hingga Minggu pagi ternyata ratusan ribu muslim dan muslimah terus berdatangan hingga memenuhi Jalan MH Thamrin, Medan Merdeka Selatan, Medan Merdeka Barat serta sejumlah jalan-jalan utama lainnya.

Ternyata begitu banyak tokoh ummat Islam yang bergabung di Monas mulai dari Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan yang juga merupakan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Juga nampak tokoh Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid, juga tampil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Anies yang merupakan mantan rektor Universitas Paramadina, Jakarta minta, jutaan peserta reuni untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Anies mengingatkan bahwa jika ummat Islam berhasil menjaga keamanan dan ketertiban acara ini, maka akan menguntungkan NKRI.

Ternyata serangkaian Reuni Akbar 212 ini yang antara lain pengajian, Shalat Subuh berjemaah serta sambutan berbagai pihak berlangsung aman karena tidak ada bentrokan diantara yang hadir. Sekitar pukul 11.00 WIB sudah ada peserta reuni 212 yang pulang misalnya dengan menumpang kereta rel komuter dari Stasiun Gondangdia.

Akhirnya pada sekitar pukul 14.00 WIB kawasan-kawasan di Jakarta Pusat mulai “sunyi” karena yang terjadi adalah berbagai kegiatan rutin seperti bajaj yang berseliweran mencari penumpang.

Bermanfaatkah?

Rakyat Indonesia akhirnya bisa menyaksikan bahwa tak ada tindak kekerasan diantara sesama warga. Aparat keamanan Polri yang didukung TNI praktis bisa tenang-tenang saja untuk memantau kegiatan yang semula dibayangkan bakal mengerikan.

Sementara itu orang-orang asing sudah berada di Jakarta maupun yang datang secara khusus untuk menonton kegiatan ini bisa kecele karena sama sekali tidak ada bentrokan bahkan tak ada kematian atau korban jiwa. Mereka bisa melihat ummat Islam Indonesia ternyata bisa juga menjaga ketertiban dan keamanan karena bersikap tawadhu alias rendah hati.

Mudah-mudahan tontonan yang menenangkan hati ini akan menambah keyakinan bahwa rakyat Indonesia mampu menjaga dirinya sendiri, tetap menghormati ummat dari agama lainnya atau kelompok yang berlainan apalagi pada 17 April 2019 bakal berlangsung pemilihan umum yang diharapkan berlangsung aman, tertib. (anz)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

JAKARTA

Ojek Pangkalan di Skybridge Tanah Abang Ditertibkan

Published

on

penertiban yang dilakukan pihaknya merupakan penertiban rutin guna melancarkan arus lalu lintas.

Zone.co.id, Jakarta – Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Pusat menertibkan delapan pengemudi ojek pangkalan (opang) di bawah Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, Jakpus.

“Kita tertibkan delapan opang. Semua kita angkut untuk dibawa ke kantor Sudinhub Jakarta Pusat guna diberikan tilang oleh petugas kepolisian yang telah menunggu,” ucap Kepala Sudinhub Jakpus, Harlem Simanjuntak di Jakarta, Jumat (14/12/2018).

Harlem mengatakan penertiban yang dilakukan pihaknya merupakan penertiban rutin guna melancarkan arus lalu lintas.

Saat melakukan penertiban, para petugas kerap mendapat perlawan dari para opang. Mereka melawan karena merasa sebagai warga sekitar.

“Kita lakukan dengan tindakan tegas, walaupun mereka warga sekitar jika mereka salah ya tetap kita tertibkan,” tegas Harlem.

JPM Tanah Abang atau skybridge telah dibuka untuk umum sebagai tahapan uji coba pada awal Desember 2018.

Para petugas menertibkan baik pedagang kaki lima maupun kendaraan yang masih memenuhi Jalan Jatibaru Raya tersebut demi mencapai ketertiban lalu lintas.

Selain itu, pengguna JPM dapat mengakses transportasi umum dengan mudah berkat integrasi kendaraan seperti kereta rel listrik, bus Transjakarta, dan mikro bus yang tergabung dalam Jak Lingko. (tes)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAKARTA

Tawuran Pelajar SMP Jakpus Tewaskan Satu Orang

Published

on

Satu korban tewas dari total dua korban akibat luka tusukan benda tajam akibat tawuran antar pelajar di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (13/12/2018) sore.

Zone.co.id, Jakarta – Tawuran antar remaja Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, menyebabkan satu korban tewas dari total dua korban akibat luka tusukan benda tajam pada Kamis (13/12/2018) sore.

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Mirzal Maulana mengatakan korban tewas atas nama Wahyu (15) merupakan warga Pademangan, Jakarta Utara yang merupakan anak putus sekolah.

“Dia (Wahyu) bergabung sama anak SMP Triwibawa, Sawah Besar terus mereka ribut dan tawuran dengan anak-anak dari SMP 17 Karang Anyar. Salah satu korban lagi namanya Ahmad Gunawan, korban ada dua yang satu meninggal dunia yang satu lagi luka dibacok,” ujar Kompol Mirzal di Jakarta pada Jumat (14/12/2018).

Wahyu mengalami luka tusuk pada punggungnya akibat senjata jenis klewang berupa golok panjang sedikit menyerupai celurit pada ujungnya dan sempat dilarikan ke Puskesmas Mangga Dua. Namun nyawanya tak dapat diselamatkan akibat luka yang menembus paru-parunya sedalam tujuh sentimeter tersebut.

Sedangkan Ahmad masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara.

Kompol Mirzal tidak tahu pasti penyebab tawuran kedua SMP tersebut, namun diduga karena saling ejek sehingga ribut. 

“Pelaku masih dalam penyelidikan, sementara kita mengamankan tujuh orang saksi, mereka terlibat dalam tawuran juga. Lalu ada dua orang yang diduga pelaku inisial TG sama DF. Mereka diduga pelaku karena menurut keterangan saksi-saksi mereka berdua membacok korban,” jelasnya.

Polisi akan mengenakan pelaku dengan Undang-undang Perlindungan Anak Pasal 80 dan 76 C yang merujuk pada proses diversi karena masih dibawah umur sambil melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Nanti tunggu putusan dari pengadilan, bagaimana nantinya. Yang penting ini kan untuk pembelajaran tawuran pelajar malah mulai marak jelang libur sekolah,” tukas Mirzal. (tes)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAKARTA

Dufan Ancol Hadirkan Pertunjukkan Dinoland

Published

on

Dufan memberikan promo "heboh akhir tahun, yakni setiap pengunjung bisa membeli tiket Annual Pass Dufan hanya dengan harga Rp325.000.

Zone.co.id, Jakarta – Pengelola Dunia Fantasi Ancol menghadirkan pertunjukan menarik yaitu DinoLand untuk liburan akhir tahun yang akan membawa para pengunjung kembali ke zaman purbakala.

“Mempertontonkan atraksi yang saat bumi diduduki oleh para hewan-hewan raksasa yaitu dinosaurus,” kata Corporate Communications Taman Impian Jaya Ancol, Rika Lestari di Jakarta, Jumat (14/12/2018).

DinoLand akan dapat disaksikan mulai 15 Desember 2018 hingga 13 Januari 2019 dengan jadwal pertunjukan pada jam 14.00 WIB dan 17.00 WIB setiap hari.

Selain itu, pada akhir 2018 ini, Dufan memberikan promo “heboh akhir tahun, yakni  setiap pengunjung bisa membeli tiket Annual Pass Dufan hanya dengan harga Rp325.000.

Periode promo Annual Pass ini sampai 13 Januari 2019, pengunjung bisa mendapatkan berbagai keuntungan, salah satunya main gratis sepuasnya selama setahun ke Dufan. Gratis ke semua wahana dufan, termasuk wahana baru Dinoland Dufan.

Selain ragam acara yang menghibur liburan akhir tahun, Ancol Taman Impian juga menyiapkan inovasi dan fasilitas baru untuk menambah kenyamanan rekreasi pengunjung.

Di kawasan pantai timur Ancol, tepatnya di kawasan beach pool sampai pantai lagoon dibuat pelebaran area pejalan kaki yang juga dapat dijadikan piknik area sepanjang 300 meter dan lebar delapan meter.

Fasilitas baru ini dinamakan Beach Walk yang dijamin dapat menambah kenyaman pengunjung menikmati pantai Ancol. Fasilitas sanitasi juga ditambah dengan toilet komunal yang tersedia 50 bilik yang juga dilengkapi dengan toilet khusus bagi penyandang disabilitas.

“Dari sejumlah acara dan berbagai fasilitas baru, berharap pengunjung semakin puas dan senang menikmati liburan di Ancol di penghujung 2018 ini,” kata Vice President Taman Impian Jaya Ancol, Sunarto. (sus)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending