Connect with us

LAMPUNG

Gunung Anak Krakatau 9 Kali Tremor

Published

on

Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra.

Zone.co.id, Bandarlampung – Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung mengalami sembilan kali kegempaan tremor harmonik sepanjang Rabu (5/12/2018) hingga Kamis dini hari, dan secara visual gunung kabut 0-III, asap kawah tidak teramati, ombak laut tenang.

Menurut rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) diterima di Bandarlampung, Kamis (6/12/2018), meneruskan laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau oleh Deny Mardiono AMd, Staf Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau periode pengamatan 5 Desember 2018, pukul 00.00 sampai dengan 24.00 WIB, kondisi cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan.

Angin bertiup lemah ke arah utara dan barat. Suhu udara 25-31 derajat Celsius, kelembapan udara 66-100 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Laporan aktivitas Kegempaan Tremor Harmonik 9 kali, amplitudo 2-23 mm, durasi 100-400 detik. Vulkanik Dangkal 25 kali, amplitudo 3-20 mm, durasi 3-16 detik. Vulkanik Dalam 5 kali, amplitudo 35-57 mm, S-P 1-2 detik, durasi 17-30 detik. Tektonik Jauh 1 kali, amplitudo 48 mm, S-P tidak terbaca, durasi 460 detik. Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 1-15 mm (dominan 3 mm).

Gunung api di dalam laut dengan ketinggian 338 meter dari permukaan laut ini disimpulkan tingkat aktivitas Level II (Waspada), sehingga direkomendasikan masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah. (bud)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

LAMPUNG

Cawapres Sandiaga Menyapa Kyai dan Milenial di Lampung

Published

on

Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno bersilaturahmi di Lampung, Jumat (7/12/2018).

Zone.co.id, Jakarta – Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno bersilaturahmi dan makan siang bersama dengan para tokoh ulama dan kyai serta para milenial di Bandar Lampung,

Sandiaga diterima langsung Kyai Andi Warsino dan Kyai Latief yang menggagas acara tersebut serta berterima kasih atas sambutan yang begitu hangat, walau datang secara dadakan.

“Saya sebenarnya agak kaget mendapatkan sambutan ramai seperti ini, padahal saya ingin dalam setiap kunjungan berusaha untuk apa adanya, bukan ada apanya,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta.

Menurutnya daerah Lampung punya segalanya seperti pertanian, perkebunan, alamnya yang indah. Ini yang akan menjadi potensi besar yang harus digenjot di tahun 2019 mendatang, bukan hanya di Lampung tapi juga Indonesia.

Indonesia punya segalanya, tapi pemanfaatan untuk memberdayakan masyarakatnya dari kekayaan alam tidak maksimal. Justru sebaliknya, impor membanjir.

“Jika kebijakan impor ini terus dilakukan. Saya khawatir Indonesia hanya menjadi penonton bukan pemain,” kata pasangan dari capres Prabowo Subianto.

Padahal kita punya bonus demografi di 2020. Potensi yang luar biasa, potensi yang membuat Indonesia kekuatan ekonomi baru di Asia, bahkan dunia, katanya.

“Insya Allah, jika Prabowo-Sandi terpilih 2019, emak-emak bahagia, bapak-bapak sejahtera, kyai berkah dan anak muda bahagia,” kata Sandiaga.

Menurut Sandiaga, dia dan Prabowo fokus pada perbaikan ekonomi Indonesia di tahun 2019 dengan penciptaan dan ketersediaan lapangan kerja serta harga-harga bahan kebutuhan pokok yang stabil dan terjangkau.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon yakni nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. (sus)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

HUKUM

KPK Kembali Sita Tanah TPPU Zainudin Hasan

Published

on

Bupati Lampung Selatan nonaktif, Zainudin Hasan.

Zone.co.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita tanah dalam penyidikan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan (ZH).

“Minggu ini, KPK lakukan penyitaan tanah yang di atasnya berdiri perusahaan aspal Mix Plant PT Krakatau Karya Indonesia (KKI) yang berada di Desa Campang Tiga, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (9/11/2018).

BACA JUGA : Zainudin Hasan Menangis Usai Jalani Sidang

Adapun, kata Febri, estimasi nilai dari tanah tersebut sekitar Rp6 miliar.

“Ini menambah deretan aset yang diduga milik ZH dalam kasus TPPU,” ucap Febri.

Dalam penyidikan kasus itu, KPK terus mendalami tentang informasi perolehan dan sumber uang dari aset-aset yang diduga milik tersangka Zainudin.

Sebelumnya, KPK juga telah menyita 16 bidang tanah di Lampung Selatan dalam kasus TPPU Zainudin tersebut.

Kepemilikan tanah-tanah tersebut, ada yang atas nama anak dari Zainudin Hasan dan pihak lainnya.

Selain itu, juga diidentifikasi ada dugaan aliran dana untuk pembiayaan ruangan hotel untuk tiga kegiatan partai di Lampung Selatan.

“Sejauh ini nilai yang teridentifikasi lebih sekitar Rp100 juta. Kami akan terus melakukan penelusuran aset untuk kasus TPPU ini, jadi jika ada informasi dari masyarakat terkait kepemilikan aset ZH silahkan menyampaikan pada KPK,” ungkap Febri.

Untuk diketahui, Zainudin sebelumnya merupakan politisi PAN yang juga adik kandung dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

KPK pada 19 Oktober 2018 telah mengumumkan Zainudin Hasan sebagai tersangka TPPU.

Zainudin dalam jabatan sebagai Bupati Lampung Selatan diduga pada 2016-2018 telah menerima dana melalui tersangka anggota DPRD Provinsi Lampung Agus Bhakti Nugroho (ABN) yang sumbernya berasal dari proyek-proyek pada Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan senilai total sekitar Rp57 miliar.

Diduga persentase “fee” proyek yang dalam tiga tahun tersebut sekitar 15 sampai 17 persen dari nilai proyek.

Diduga, tersangka Zainudin melalui Agus membelanjakan penerimaan dana dana tersebut untuk membayar aset-aset berupa tanah dan bangunan serta kendaraan dengan mengatasnamakan keluarga, pihak lain atau perusahaan yang digunakan untuk kepentingan tersangka Zainudin.

Sebelumnya, KPK telah melakukan proses penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Zainudin yaitu dugaan menerima suap terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. (ben)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

LAMPUNG

Polisi Tangkap Pelaku Pungli di Jalur Alternatif Lampung

Published

on

Pungutan liar kepada sopir kendaraan muatan yang melintas di jalur alternatif di tangkap Polisi.

Zone.co.id, Waykanan – Polisi menangkap SY (27) warga KM 06 Blambanganumpu, Kecamatan Blambanganumpu, Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung karena ditengarai meminta uang melakukan pungutan liar kepada sopir kendaraan muatan yang melintas di jalur alternatif.

“Penangkapan ini dilakukan di lokasi saat pelaku sedang melakukan kegiatan pungli terhadap pengemudi truk yang melintas,” kata Kapolres Waykanan AKBP Andy Siswantoro, di Blambanganumpu, Waykanan, Selasa (6/11/2018).

Andy menjelaskan, rusaknya jembatan Way Umpu di KM 195 membuat sejumlah pengendara dialihkan ke jalur alternatif baik dari arah Palembang maupun Bandarlampung, dan situasi tersebut dimanfaatkan sejumlah oknum untuk melakukan pungli kepada sejumlah sopir kendaraan bermuatan yang melintas di jalur itu.

“Pengalihan arus kendaraan ini ternyata dimanfaatkan sejumlah oknum masyarakat untuk melakukan pungli dengan alasan uang penjagaan,” kata dia.

Menurutnya, anggota Polres Waykanan berhasil menangkap seorang oknum yang sering melakukan pungli kepada kendaraan barang yang melintas di jalur alternatif Blambanganumpu menuju Kampung Sidoarjo, Waykanan.

Andy menjelaskan, saat anggota Satreskrim Polres Waykanan melakukan penangkapan terhadap pelaku pungli tidak ada perlawanan dan berhasil mengamankan barang bukti yaitu sejumlah uang sebesar Rp118 ribu dalam bentuk pecahan lima ribu 3 lembar, dua ribu 43 lembar dan seribu rupiah 12 lembar.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dibawa ke Polres Waykanan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Pelaku akan dijerat dengan pasal 368 KUHP, tentang pemerasan dan ancaman dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan tahanan. (sub)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending