Connect with us

POLITIK

Di Pabrik Kacang Sandi Kagum pada Pak Sutrimo

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat mengunjungi pabrik kacang shanghai Gangsar di desa Ngunut Tulungagung, Kamis (20/12/2018).

Zone.co.id, Tulungagung — Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi pabrik kacang shanghai Gangsar di desa Ngunut Tulungagung, Kamis (20/12/2018). Sandi kagum akan kerja keras pemilik sekaligus Presiden Direktur UD Gangsar, Sutrimo.

Memulai usahanya sejak tahun 1981, kini pria delapan anak dan belasan cucu ini, punya 600 karyawan. Sutrimo hanya mengecap pendidikan SD. Enam tahun bekerja di pabrik kacang dari pelayan hingga pengepakan, akhirnya Sutrimo memutuskan untuk membuat usaha sendiri berdasarkan pemgalamannya. Kini Sutrimo menjadi pengusaha sukses, dengan produksi mencapai 5 ton perhari, kisaran harga kacang yang diproduksinya satu kilogram Rp 15000 dan sudah ekspor ke berbagai negara.

BACA JUGA : Sandiaga Salahuddin Uno Berziarah ke Makam Bung Karno

“Pak Sutrimo memberikan inspirasi buat kita semua. Kerja keras dan tidak pernah menyerah membuatnya sukses. Ada yang tahu nggak apa artinya Gangsar?” Tanya Sandi kepada karyawan pabrik yang ikut berdialog dengannya. “Nggak tahu,” kata mereka serempak. “Nah saya kasih tahu sekarang, Gangsar itu punya filosofi perahu harus terus didayung. Makanya lambang kacang Gangsar adalah perahu yang membelah ombak. Mendayung perahu hingga sampai tujuan,” ucap calon wakil presiden nomor urut 02 ini.

Sutrimo mengaku ada kesulitan mendapatkan bahan baku dari hasil lokal, jadi terpaksa impor.

Menurut mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu, UMKM seperti pabrik Kacang Gangsar inilah yang menjadi fokus pembangunan Prabowo Sandi. Ekonomi yang berpihak kepada rakyat, ekonomi yang membantu produksi anak negeri.

“Saya mantan pengusaha, kepercayaan dan janji adalah modal saya. In Shaa Allah Prabowo dan Sandi Uno fokus pada ekonomi dan dua janii, yaitu penciptaan dan penyediaan lapangan kerja, serta harga-harga kebutuhan pokok yang terjangkau dan stabil yang akan dirasakan para pelaku UMKM di seluruh Indonesia, kami akan membatasi impor. Apalagi bahan baku yang bisa diproduksi di Indonesia,” papar Sandi. (dam)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

JAWA TIMUR

Kanang Keluhkan Harga Rajungan yang Turun Sejak Tahun 2019 pada Sandiaga Uno

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat berdialog dengan Nelayan Pantai Kelapa dan emak-emak, Kamis (14/2/2019).

Zone.co.id, Tuban – Kanang (37) nelayan asal Panyuran Pantai Kelapa, Tuban, Jawa Timur, mengeluhkan harga rajungan yang terus turun. Padahal tahun 2018 lalu, harganya masih tinggi. Hal ini dikemukakan Kanang, saat berdialog dengan Sandiaga Salahuddin Uno di pinggir Pantai Kelapa dalam dialog dengan Nelayan Pantai Kelapa dan emak-emak, Kamis (14/2/2019).

“Saya nelayan dari pantai kelapa, perwakilan dari konco-konco nelayan di sini. Saya bingung pak harga rajungan turun jauh. Tahun 2018 lalu harga rajungan masih delapan puluh ribu rupiah, sekarang hanya tiga puluh ribu sampai 35 ribu,” keluh Kanang.

Kanang pun bertanya apa solusi yang akan diberikan Prabowo Sandi jika terpilih di tahun 2019 -2024 agar harga rajungan stabil dan mensejahterakan nelayan Pantai Kelapa.

Pada Kanang, Sandi menyatakan kalau nelayan adalah prioritas dalam program kerja Prabowo Sandi. Juga petani, buruh dan pelaku usaha kecil.serta menengah untuk meningkatkan ekonomi mereka.

“Kami berkomitmen In Shaa Allah jika kami terpilih melayani masyarakat Indonesia, karena nelayan kelompok yang diprioritaskan, kami akan menstabilkan harga tangkapan rajungan supaya tidak anjlok seperti sekarang,” ucap Sandi.

Salah satu untuk menjaga harga rajungan stabil adalah dengan membangun industrinya. Misalnya dengan pemanfaatan. cangkang rajungan, diolah menjadi herbal, namanya glukasomim, sangat baik untuk persendian.

“Ada potensi yang lebih besar yaitu mengolah cangkang rajungan menjadi suplemen. Para pelari, penderita radang sendi membutuhkan suplemen ini. Dan lari adalah gaya hidup, tidak hanya di Indonesia tapi dunia,” terang Sandi.

Sandi menambahkan, jadi tidak ada yang terbuang dari rajungan jika dibangun industrinya.

“Nanti jika In Shaa Allah saya dan Pak Probowo terpilih kami hadirkan industri padat karya cangkang rajungan yang menghasilkan daging dan cangkang untuk ekspor. Ini akan menggerakkan ekonomi masyarakat. Hingga mensejahterakan para nelayan Pantai Kelapa,” harap Sandi,

Sandi sempat merasakan laut tenang Pantai Kelapa. Eks wakil gubernur DKI Jakarta ini diarak oleh nelayan menuju kapal, dan sempat melaut menjauh bibir pantai. (dam)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAKARTA

Sudirman Said soal Larangan Prabowo Salat Jumat : Saya Yakin Itu Bukan Sikap Warga Semarang

Published

on

Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said.

Zone.co.id, Jakarta – Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengaku prihatin dengan adanya larangan tehadap Capres Prabowo Subianto yang akan melaksanakan salat Jumat di sebuah masjid di kota Semarang.

Hari ini Takmir Masjid Agung Semarang KH Hanief Ismail membuat press rilis yang meminta agar Bawaslu melarang Prabowo salat Jumat di masjid Kauman, Semarang. Hanief menilai salat itu mempunyai tujuan politis.

“Saya prihatin dengan kejadian ini, mengingatkan pada masa kecil. Terakhir kali saya mendengar orang salat dilarang-larang waktu kecil tahun 60an. Ada kelompok yang melarang mushalanya dipakai karena beda aliran. Ada kelompok yang menghalangi rombongan mau salat ied di lapangan,” tutur Sudirman.

Menurutnya, saat ini sudah era terbuka, antar umat saling toleran. Era demokrasi. “Beda pilihan ya biasa saja. Kok sampai ada pelarangan seorang calon Presiden masuk ke masjid,” tambahnya.

Sebagai orang yang pernah berlaga pada pemilihan Gubernur Jateng 2018, Sudirman meyakini itu bukan sikap warga Semarang, bukan pula sikap ummat Islam Semarang. Lebih lagi bukan sikap kolektif takmir Masjid Kauman.

“Masjid Kauman punya sejarah panjang, pasti para pengurusnya memiliki kebijakan, keluasan pikiran, dan hati. Saya tidak percaya kalau mereka tega melarang-larang,” ujarnya.

Pada waktu pemilihan gubernur, Sudirman penah dua kali salat jumat di masjid Kauman. “Saya mau duduk di barisan tengah karena masuk terlambat, oleh pengurusnya malah dibawa ke mihrab, duduk sebalahan dengan Imam.”

Sesudah selesai shalat diajak makan siang oleh seluruh takmir. Sambutan warga juga luar biasa.

Karena itu sekali lagi dia menyayangkan sampai terjadi larangan salat Jumat terhadap Prabowo. “Saya kok menduga ini justru ada pihak lain yang mempolitisasi salat Jumatnya Pak Prabowo,” tegasnya. (ver)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAKARTA

Prabowo-Sandi Sederhanakan Rantai Distribusi agar Harga Pangan Terjangkau

Published

on

Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto.

Zone.co.id, Jakarta – Calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berkomitmen untuk menyederhanakan rantai distribusi bahan pangan. Tujuannya, untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan harga tetap terjangkau oleh masyarakat.

Tim Ekonomi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Arie Muftie mengatakan, rumitnya rantai distribusi komoditas pangan menjadi salah satu penyebab mengapa harga mahal di pasaran. Karenanya, pihaknya akan berupaya menciptakan rantai distribusi yang sederhana, terbuka dan berkeadilan.

BACA JUGA : Ketika Prabowo Ikut Panas-Panasan dan Joget Bersama Ribuan Warga Purbalingga

“Sehingga harga pangan stabil dan terjangkau. Kami banyak dengar cerita masyarakat yang mengeluh harga sembako mahal. Apa yang kami temui di 1.161 titik kunjungan itu riil, tapi pemerintah selalu berlindung dengan angka-angaka, mereka menyebut bahwa inflasi terjaga,” kata Arie dalam diskusi Indonesia Paska Jokowi ‘Masalah Ekonomi & Kedaulatan Pangan, Apa Solusinya?’ di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Rabu, 13 Februari 2019.

Tak hanya menciptakan rantai distribusi sederhana dan berkeadilan, Prabowo-Sandi juga berkomitmen untuk tidak melakukan impor pangan khususnya saat panen. Arie menilai, maraknya impor pangan di era Jokowi menjadi salah satu penyebab nilai tukar petai menurun di banding era SBY.

“Banyak petani yang justru tidak gembira saat jelang panen, mereka was-was, takut kalau harga komoditas yang mereka tanam tiba-tiba anjlok saat panen akibat impor,” kata Arie.

Masih kata Arie, kebijakan menghentikan impor pangan juga dilakukan untuk memberantas mafia pangan yang tumbuh subur sejak paska reformasi.

“Kami menilai problem yang sedemikian kompleks di ekonomi ini bukan problem sektoral, tapi problem fundamental, problem kepemimpinnan nasional. Jadi aneh, bahwa seorang presiden membiarkan meterinya melakukan impor gila-gilaan di saat petani sedang panen,” kata Arie. (dam)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending