Connect with us

NASIONAL

Prabowo Ajak Kader Selamatkan Masa Depan Indonesia

Published

on

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto saat mengunjungi para korban bencana gempa, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah.

Zone.co.id, Palu – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengajak kader, relawan dan simpatisan di Sulawesi Tengah untuk menyelamatkan masa depan bangsa Indonesia.

“Prabowo Subianto berpandangan bahwa kita harus selamatkan masa depan bangsa Indonesia,” ucap Prabowo Subianto pada temu kader, relawan dan simpatisan Gerindra dalam acara bertajuk “Prabo menyapa Sulawesi Tengah” di Palu, Selasa (8/1/2019).

Ia mengemukakan pendapatnya bahwa elite-elite di Jakarta tidak bisa diharapkan lagi. Sudah waktunya rakyat kita mengerti.

“Dan saya rasakan dimana-mana saya pergi, rakyat sudah mengerti, rakyat sudah faham, rakyat sudah sadar. Rakyat Indonesia tidak mau dibohongi lagi,” sebut Prabowo yang juga Calon Presiden itu.

Prabowo mengaku bahwa kerap kali pernyataannya dipelintir.

“Budaya pelintir ini sudah ramai di bangsa kita, dicari-cari, nunggu Prabowo salah bicara,” kata dia.

Ia menguraikan bahwa ia saat ini berusia 68 tahun. Karena itu ia hanya takut dengan yang diatas (sang pencipta).

“Mau televisi bilang apa, mau koran-koran mainstream bilang apa, rakyat suda mengerti,” sebut dia.

Elite-elite di Jakarta yang sudah menikmati kekayaan kita sekian puluh tahun, yang tidak mau berfikir kepada rakyat jelata, rakyat yang miskin, rakyat yang susah.

“Dia tidak mau berfikir, kerjanya hanya ngurus dirinya sendiri dan kelompoknya saja. Saya faham, saya saksi mata, saya kenal mereka semua. Saya lagaknya itu kayak orang hebat aja, coba lihat,” ujar dia.

Ia mengucapkan terima kasih, ia mengaku telah datang kemana-mana, dan telah datang ke banyak daerah. Dari situ, ia merasakan bahwa rakyat telah mengerti apa yang terjadi di negara ini.

Prabowo dalam orasinya mengaku bahwa ia tidak berkampanye, hanya mendorong semangat para kader, relawan dan simpatisan yang hadir pada acara tersebut. (mhj)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

JAWA TENGAH

Kisah Prabowo yang Punya Hubungan Khusus dengan Grobogan

Published

on

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto saat disambut antusias oleh masyarakat yang terdiri dari para petani, tokoh agama, tokoh masyarakat dan sejumlah kelompok relawan.

Zone.co.id, Grobogan – Agenda calon presiden Prabowo Subianto menyapa rakyat Jawa Tengah terus berlanjut. Setelah Purbalingga, Banjarnegara, dan Blora, kini capres nomor urut 02 itu menyapa rakyat Kabupaten Grobogan.

Kedatangan Prabowo di Grobogan disambut antusias oleh masyarakat yang terdiri dari para petani, tokoh agama, tokoh masyarakat dan sejumlah kelompok relawan. Di hadapan mereka, Ketua Umum Partai Gerindra ini bercerita bahwa dirinya memiliki kenangan khusus dengan Grobogan.

BACA JUGA : Kanang Keluhkan Harga Rajungan yang Turun Sejak Tahun 2019 pada Sandiaga Uno

“Saya punya hubungan khusus dengan Grobogan, sekitar 12 tahun yang lalu waktu itu saya ketua umum HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia). Yang waktu itu saya datangi pertama kali ya Grobogan ini, ya alhamdulillah HKTI di Grobogan ini sangat lumayan kiprah dan kinerjanya,” kata Prabowo di Kyriad Grand Master Hotel, Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah, 14 Februari 2019.

Prabowo menceritakan, bahwa saat itu sebagai Ketua Umum HKTI dirinya kerap membantu para petani yang tergabung dalam kelompok-kelompok tani di Grobogan dalam bentuk bantuan pinjaman modal dalam meningkatkan hasil produksi pertaniannya.

Wajar saja banyak kelompok tani di Grobogan, sebab wilayah ini merupakan salah satu lumbung padi nasional yang berada di Jawa Tengah. Namun, ada pula beberapa kelompok tani yang belum mengembalikan bantuan pinjaman modal tersebut. Akan tetapi ia telah mengikhkaskannya, lantaran hasil produksi tani para masyarakat Grobogan untuk kepentingan rakyat Indonesia.

“Dan juga, masih ada kelompok-kelompok tani yang masih hutang sama saya. Tapi karena saya cinta sama petani, ya yowes, sudah saya lupakan semua itu karena hasil tani mereka untuk rakyat Indonesia,” kenang Prabowo disambut sorak sorai masyarakat yang hadir.

Di hadapan masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani ini, Prabowo mengatakan, kaum tani dan nelayan memiliki posisi vital di Republik Indonesia. Sebab, mereka adalah tulang punggung kedaulatan pangan di Indonesia. Dari para petani, sumber pangan kita dihasilkan. Dari para nelayan, sumber protein tersaji di atas meja makan.

“Kaum petani dan nelayan adalah komponen rakyat yang sangat penting karena petani dan nelayan menghasilkan makanan untuk rakyat,” tandasnya. (ver)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAKARTA

Prabowo-Sandi Sederhanakan Rantai Distribusi agar Harga Pangan Terjangkau

Published

on

Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto.

Zone.co.id, Jakarta – Calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berkomitmen untuk menyederhanakan rantai distribusi bahan pangan. Tujuannya, untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan harga tetap terjangkau oleh masyarakat.

Tim Ekonomi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Arie Muftie mengatakan, rumitnya rantai distribusi komoditas pangan menjadi salah satu penyebab mengapa harga mahal di pasaran. Karenanya, pihaknya akan berupaya menciptakan rantai distribusi yang sederhana, terbuka dan berkeadilan.

BACA JUGA : Ketika Prabowo Ikut Panas-Panasan dan Joget Bersama Ribuan Warga Purbalingga

“Sehingga harga pangan stabil dan terjangkau. Kami banyak dengar cerita masyarakat yang mengeluh harga sembako mahal. Apa yang kami temui di 1.161 titik kunjungan itu riil, tapi pemerintah selalu berlindung dengan angka-angaka, mereka menyebut bahwa inflasi terjaga,” kata Arie dalam diskusi Indonesia Paska Jokowi ‘Masalah Ekonomi & Kedaulatan Pangan, Apa Solusinya?’ di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Rabu, 13 Februari 2019.

Tak hanya menciptakan rantai distribusi sederhana dan berkeadilan, Prabowo-Sandi juga berkomitmen untuk tidak melakukan impor pangan khususnya saat panen. Arie menilai, maraknya impor pangan di era Jokowi menjadi salah satu penyebab nilai tukar petai menurun di banding era SBY.

“Banyak petani yang justru tidak gembira saat jelang panen, mereka was-was, takut kalau harga komoditas yang mereka tanam tiba-tiba anjlok saat panen akibat impor,” kata Arie.

Masih kata Arie, kebijakan menghentikan impor pangan juga dilakukan untuk memberantas mafia pangan yang tumbuh subur sejak paska reformasi.

“Kami menilai problem yang sedemikian kompleks di ekonomi ini bukan problem sektoral, tapi problem fundamental, problem kepemimpinnan nasional. Jadi aneh, bahwa seorang presiden membiarkan meterinya melakukan impor gila-gilaan di saat petani sedang panen,” kata Arie. (dam)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAWA TENGAH

Ketika Prabowo Ikut Panas-Panasan dan Joget Bersama Ribuan Warga Purbalingga

Published

on

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto saat disambut oleh ribuan warga Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu (13/2/2019).

Zone.co.id, Purbalingga – Calon Presiden nomer urut 02, Prabowo Subianto melakukan aksi simpatik saat bersilahturahmi dengan ribuan masyarakat Jawa Tengah yang di gelar di lapangan Desa Slinga, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Rabu (13/2/2019).

Aksi simpatik itu ia lakukan saat Capres yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu tengah asik berpidato diatas panggung yang teduh. Ia melihat ribuan massa yang berada di tengah lapangan tersengat panasnya sinar matahari sembari mendengarkan pidatonya.

BACA JUGA : 60 Hari Sisa Kampanye : Prabowo dan Sandi Fokus Jawa Tengah dan Jawa Timur

Tak tinggal diam, Prabowo pun menegaskan bahwa ia tidak tega melihat rakyatnya rela berpanas-panasan sedangkan dirinya berada di tenda yang teduh. Akhirnya ia pun memilih untuk turun dari atas panggung dan ikut berpanas-panasan dengan ribuan masyarakat Purbalingga.

“Kalo rakyat saya panas saya juga panas, kalo rakyat saya susah saya juga harus merasakan kesusahan mereka. Kalau saya membela rakyat saya itu salah atau tidak?, saya akan hadir bersama ditengah-tengah rakyat saya yang kesulitan,” ungkap Prabowo yang langsung disambut takbir dan gemuruh sorak sorai dari ribuan masyarakat yang berada di lokasi sembari turun dari panggung.

Prabowo menjelaskan, bahwa dirinya bersama dengan Sandiaga Salahuddin Uno akan berjuang untuk mengembalikan kedaulatan bangsa dan negara Indonesia. Sebab, dirinya telah disumpah saat ia masuk di dinas kemiliteran untuk selalu berjuang membela dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bahkan nyawa menjadi taruhannya.

“Sabdo pandito ratu, itu ajaran nenek moyang saya, Ucapan seorang pemimpin harus dia penuhi, harus dia pegang, kalau tidak penuhi ucapannya dia adalah orang yang hina, dia orang yang tidak perlu dihormati saudara-saudara, dan bagi kami kehormatan adalah segalanya,” ungkap Prabowo.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu juga kembali menghimbau kepada ribuan masyarakat Jawa Tengah bahwa pada saat Pemilu 2019 yang digelar pada tanggal 17 April mendatang rakyat harus berbondong-bondong ke tempat Pemungutan suara (TPS) untuk memilih pemimpin yang bisa berjuang dan membela kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

“Jangan lupa 17 April kalian pagi-pagi ke tps harus nyoblos, jangan kalian takut, kemudian sesudah itu jangan pulang, tunggu sampai penghitungan selesai, kawal hasil penghitungan surat suara. Kita harus memegang kedaulatan bangsa ini,” imbuhnya.

“Mulai tanggal 17 april kita rebut kembali kedaulatan ekonomi kita, kita rebut kembali kejayaan bangsa Indonesia, bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang terhormat, bangsa yang rakyatnya sejahtera, bangsa yang rakyatnya senyum karena berdiri diatas kakinya sendiri dan tidak menjadi orang yang minta minta, tidak menjadi orang yang putus semangat,” tegasnya.

Usai memberikan pidatonya dibawah terik matahari bersama ribuan masyarakat Jawa Tengah, Prabowo pun langsung berjoget bersama saat penyelenggara acara memutarkan musik berjudul ‘Salam Dua Jari’. Tak tanggung-tanggung, ia pun berjoget sembari digendong dan berkeliling ditengah ribuan masyarakat yang berjoget menikmati musik. (dam)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending