Connect with us

POLITIK

Formappi Nilai Aneh Putusan Bawaslu Terkait OSO

Published

on

Peneliti Formappi, Lucius Karus.

Zone.co.id, Jakarta – Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menilai putusan Bawaslu RI terkait pencalonan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang sebagai anggota DPD RI, merupakan putusan yang aneh.

“Keputusan Bawaslu ini aneh. Putusan itu lebih nampak seperti permainan administratif ketimbang sebuah solusi baru atas masalah sesungguhnya terkait dengan pencoretan OSO dari DCT DPD 2019,” kata peneliti Formappi Lucius Karus dihubungi di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Lucius mengatakan putusan itu disebut permainan lantaran inti putusan Bawaslu sama dengan keinginan KPU yang bermaksud mengakomodasi OSO dalam DCT, dengan syarat menyerahkan surat pengunduran diri dari kepengurusan parpol terlebih dahulu. Hal yang membedakan menurutnya hanya soal waktu.

Pengunduran diri tersebut dalam kebijakan KPU merupakan syarat bagi pencantuman nama OSO dalam DCT, sedangkan Bawaslu menjadikannya sebagai syarat untuk penentuan calon terpilih DPD.

“Bagi saya pilihan waktu Bawaslu itu aneh dan patut dicurigai,” kata dia lagi. Dia mempertanyakan bagaimana bisa administrasi terkait pencalonan dalam DCT, persyaratannya baru dituntut setelah pemungutan suara atau hari H pemilu diadakan.

Dia juga mencermati bagaimana bisa untuk memutuskan OSO masuk DCT, syaratnya justru baru dituntut setelah proses pencalonan sudah berlalu.

“Ibaratnya seorang pelajar, baru diminta menyerahkan persyaratan pendaftaran setelah dirinya sudah mengetahui hasil ujian dan tinggal ditetapkan saja,” kata Lucius. Keanehan itu, kata dia, memunculkan kecurigaan, Bawaslu bermain-main dalam melahirkan keputusan, sebab Bawaslu seperti tidak mempertimbangkan efek putusannya tersebut pada saatnya nanti. (ran)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

POLITIK

Sandiaga Melakukan Aktivitas Berlari Setelah Pulih dari Sakit

Published

on

Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno mulai melakukan aktivitasnya berlari dari tempat tinggalnya di Jalan Pulo Bangkeng, Jakarta Selatan, Minggu sore (21/4/2019).

Zone.co.id, Jakarta – Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno mulai melakukan aktivitasnya berlari dari tempat tinggalnya di Jalan Pulo Bangkeng, Jakarta Selatan, Minggu sore (21/4/2019).

Sebelum berlari dia ditemani oleh isterinya, Nur Asia untuk melakukan pemanasan. Selanjutnya berlari sepanjang lima kilometer menuju kawasan SCBD dengan waktu tempuh 30 menit kembali ke rumahnya.

BACA JUGA : Prabowo Ungguli Jokowi di Sumsel

Sebelumnya pasangan dari Calon Presiden, Prabowo Subianto ini istirahat selama empat hari karena mengalami sakit lambung dan radang tenggorokan.

“Alhamdulillah tadi 30 menitan berlari dengan kilometer masih dalam tahap pemulihan sudah mulai bisa berkeringat berolahraga,” kata Sandiaga usai berlari.

Mantan Wagub DKI ini mengungkapkan selama sakit ada 12 jenis obat yang dia minum terdiri dari dua obat tenggorokan, lima obat lambung dan lima vitamin.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, rekan – rekan relawan yang mendoakan dan memberikan tentunya pesan – pesan yang saya terima selama tiga hari ini semenjak tanggal 17,” kata Sandiaga.

Dia juga mengucapkan berkat doa sekarang saya sudah mulai pulih kembali. Rencananya Senin sudah bisa beraktivitas.

“Jadi atas nama saya dan mpok Nur mengucapkan terima kasih. Mudah – mudahan obatnya habis malam ini karena minum obat itu ngantuk teler banget, saya tanya sama dokter apakah hari ini bisa berhenti minum obat lambungnya,” katanya.

Dia mengatakan tenggorokannya tinggal sedikit agak sakit dari sisa radangnya, tapi yang lainnya fungsinya sudah normal kembali.

“Kalau cegukan baru pertama kali seumur hidup, terakhir kali waktu masih bayi cegukan kali, katanya mau tinggi kali yah terima kasih,” kata Sandiaga. (sus)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

POLITIK

Prabowo Ungguli Jokowi di Sumsel

Published

on

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno.

Indonesiaraya.co.id, Palembang – Sandiago Uno penghitungan suara sementara mengungguli Jokowi – Ma’ruf Amin di Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan Data Sistem Informasi Penghitungan Suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minggu (21/4/2019) pukul 18.45 WIB.

Berdasarkan data dari situs resmi KPU https://pemilu2019.kpu.go.id, data yang masuk untuk Provinsi Sumatera Selatan baru 4.378 dari 25.326 TPS atau 17,32212 persen.

BACA JUGA : Rayakan Syukuran Kemenangan dan Doa Bersama, Prabowo Himbau Masyarakat Harus Tetap Jaga Hasil Perolehan Suara

Prabowo – Sandiago meraih 61,83 persen dengan perolehan 517.522 suara, sementara Jokowi – Ma’ruf meraih 38,17 persen dengan perolehan 319.460 suara.

Prabowo – Sandi sementara unggul di 17 Kabupaten/Kota di Sumsel, berikut perolehan sementara suara Jokowi – Amin / Prabowo Sandi:

1. Kabupaten Banyuasin 26.757 / 27.849
2. Kabupaten Empat Lawang 1.916 / 7.456
3. Kota Lubuklinggau 21.352 / 50.935
4. Kota Pagaralam 12.045 / 13.062
5. Kota Palembang 2.247 / 2.761
6. Kota Prabumulih 18.744 / 33.414
7. Kabupaten Lahat 3.206 / 9.540
8. Kabupaten Muara Enim 16.812 / 31.155
9. Kabupaten Musi Banyuasin 22.818 / 28.136
10. Kabupaten Musi Rawas 24.906 / 34.049
11. Kabupaten Musi Rawas Utara 19.328 / 33.859
12. Kabupaten Ogan Ilir 42.505 / 61.947
13. Kabupaten Ogan Komering 4.022 / 6.268
14. Kabupaten Ogan Komering Ulu 22.858 / 73.698
15. Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan 13.177 / 17.110
16. Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur 20.806 / 21.048
17. Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir 45.961 / 65.235

Persentase perhitungan suara akan terus berubah karena banyak TPS di kabupaten/kota belum melaporkan suara keseluruhan, namun beberapa daerah sudah hampir menyelesaikan laporannya.

Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana, mengingatkan Sistem Informasi Penghitungan Suara statusnya sebatas informasi sementara dan tidak akan mempengaruhi penetapan hasil pemilu 2019 karena rekapitulasi resmi tetap dilakukan secara manual.

“Proses rekapitulasi manual dilakukan mulai tingkat kecamatan, kemudian diteruskan tingkat kabupaten/kota dilanjutkan ke provinsi kemudian terakhir tingkat nasional,” ujar Kelly.

Saat ini surat suara yang berada di TPS sudah bergerak ke PPK, berdasarkan jadwalnya proses rekapitulasi di tingkatan kecamatan dilakukan 18 April hingga 4 Mei 2019, setelah itu lanjut ke tingkat kota dan provinsi. (ziz)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAWA TIMUR

KPU Sampang Gelar Pemungutan Suara Ulang di Tiga TPS

Published

on

Komisioner KPU Sampang Addy Imansyah.

Zone.co.id, Sampang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang, Jawa Timur akan menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di tiga tempat pemungutan suara (TPS) yang ditemukan terjadi pelanggaran pada saat pemungutan suara 17 April 2019.

Menurut Komisioner KPU Sampang Addy Imansyah di Sampang, Minggu (21/4/2019), pemungutan suara ulang di tiga 3 TPS itu masing-masing di TPS 06 Desa Madupat dan TPS 09 Desa Rabasan, Kecamatan Camplong, serta di TPS 03 Desa Trapang, Kecamatan Banyuates.

“Saat ini kami telah meminta KPU Provinsi untuk segera mengirim logistik pemilu sesuai dengan kebutuhan di masing-masing TPS tersebut,” katanya.

Menurutnya, pemungutan suara ulang itu, sesuai dengan rekomendasi Bawaslu Sampang berdasaran hasil pemantauan petugas pengawas di lapangan.

“Tapi PSU ini tidak akan mengganggu tahapan pelaksanaan rekapitulasi di tingkat kabupaten, karena sesuai jadwal, rekapitulasi di tingkat kabupaten masih akan digelar setelah tanggal 24 April ini,” katanya.

Sebelumnya Komisioner Bawaslu Sampang Yunus Ali Ghafi menjelaskan, di TPS 3 Desa Trapang pihaknya menemukan sekitar 90 Surat Suara (SS) DPRD Kabupaten yang tercoblos sebelum pemungutan suara dimulai.

Sehingga, sambung dia, untuk TPS 3 Desa Trapang, maka pemungutan suara yang akan diulang untuk pemungutan suara DPRD Kabupaten, sedangkan lainnya, seperti DPRD Provinsi, DPR RI, DPD dan Capres/Cawapres tidak diulang.

Di TPS 6 Desa Madupat Bawaslu Sampang menemukan oknum anggota KPPS yang mencoblos surat suara untuk pilpres. Bahkan, video pencoblosannya viral, sehingga Bawaslu Sampang merekomendasikan untuk dilakuan pemungutan suara ulang.

Bawaslu juga memiliki bukti dua oknum KPPS nyoblos 10 surat suara untuk DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD dan Pilpres di TPS 9 Desa Rabasan, sehingga di TPS itu juga harus diulang. (abd)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending