Connect with us

POLITIK

Sandiaga Sebut BPJS Kesehatan Sumber Kekhawatiran di Masyarakat

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno.

Zone.co.id, Jakarta – Calon wakil presiden, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sekarang menjadi salah satu sumber kekhawatiran di masyarakat.

“Salah satu yang akan diperjuangkan oleh Prabowo-Sandi adalah bagaimana agar BPJS Kesehatan yang sekarang tidak lagi menjadi salah satu kekhawatiran di masyarakat,” kata Sandiaga di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2019).

Dijelaskannya bahwa jaminan kesehatan nasional yang diamanatkan undang – undang bisa dikelola dengan profesional dan tentunya memastikan tersedianya layanan masyarakat berkesinambungan.

“Kami sampaikan bahwa di bawah (kepemimpinan) Prabowo-Sandi, fokus kita adalah menghitung secara rinci sesuai dengan undang – undang dan memastikan sistem ini berjalan,” kata Sandiaga.

Selain itu, kata Sandiaga, diharapkan BPJS itu tidak kekurangan pendanaan, tidak defisit dan tugas pemerintah harus memastikan BPJS memilki sumber dana yang cukup untuk terus memberikan layanan masyarakat dan tidak perlu takut kepada rumah sakit provider yang akhirnya bisa berdampak negatif kepada pelayanan kesehatan.

“Sekarang sudah menjadi kekhawatiran masyarakat, karena beberapa kasus yang sudah saya dengar langsung dari masyarakat, mereka mengalami kesulitan mendapati pelayanan kesehatan seperti di Kalimantan Timur, Samarinda, dan beberapa daerah di Jateng,” kata mantan Wagub DKI ini.

Menurut dia, hadirnya pemerintah berfungsi untuk memastikan bahwa sistem yang sudah dibangun ini dan diamanatkan undang – undang bisa dieksekusi dengan baik.

“Kalau misalnya kita kelola lagi dengan betul – betul profesional dihitung dengan baik. Kami yakin kartel kesehatan yang dikhawatirkan itu bisa terhindari,” kata Sandiaga.

Sandiaga juga menambahkan, layanan kesehatan yang diharapkan tersebut memberikan satu rasa keadilan, sehingga semua provider mendapatkan kesempatan berpartisipasi di sektor kesehatan dan masyarakat terlayani sesuai dengan amanat undang – undang.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon yakni nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. (sus)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

JAWA TIMUR

Kanang Keluhkan Harga Rajungan yang Turun Sejak Tahun 2019 pada Sandiaga Uno

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat berdialog dengan Nelayan Pantai Kelapa dan emak-emak, Kamis (14/2/2019).

Zone.co.id, Tuban – Kanang (37) nelayan asal Panyuran Pantai Kelapa, Tuban, Jawa Timur, mengeluhkan harga rajungan yang terus turun. Padahal tahun 2018 lalu, harganya masih tinggi. Hal ini dikemukakan Kanang, saat berdialog dengan Sandiaga Salahuddin Uno di pinggir Pantai Kelapa dalam dialog dengan Nelayan Pantai Kelapa dan emak-emak, Kamis (14/2/2019).

“Saya nelayan dari pantai kelapa, perwakilan dari konco-konco nelayan di sini. Saya bingung pak harga rajungan turun jauh. Tahun 2018 lalu harga rajungan masih delapan puluh ribu rupiah, sekarang hanya tiga puluh ribu sampai 35 ribu,” keluh Kanang.

Kanang pun bertanya apa solusi yang akan diberikan Prabowo Sandi jika terpilih di tahun 2019 -2024 agar harga rajungan stabil dan mensejahterakan nelayan Pantai Kelapa.

Pada Kanang, Sandi menyatakan kalau nelayan adalah prioritas dalam program kerja Prabowo Sandi. Juga petani, buruh dan pelaku usaha kecil.serta menengah untuk meningkatkan ekonomi mereka.

“Kami berkomitmen In Shaa Allah jika kami terpilih melayani masyarakat Indonesia, karena nelayan kelompok yang diprioritaskan, kami akan menstabilkan harga tangkapan rajungan supaya tidak anjlok seperti sekarang,” ucap Sandi.

Salah satu untuk menjaga harga rajungan stabil adalah dengan membangun industrinya. Misalnya dengan pemanfaatan. cangkang rajungan, diolah menjadi herbal, namanya glukasomim, sangat baik untuk persendian.

“Ada potensi yang lebih besar yaitu mengolah cangkang rajungan menjadi suplemen. Para pelari, penderita radang sendi membutuhkan suplemen ini. Dan lari adalah gaya hidup, tidak hanya di Indonesia tapi dunia,” terang Sandi.

Sandi menambahkan, jadi tidak ada yang terbuang dari rajungan jika dibangun industrinya.

“Nanti jika In Shaa Allah saya dan Pak Probowo terpilih kami hadirkan industri padat karya cangkang rajungan yang menghasilkan daging dan cangkang untuk ekspor. Ini akan menggerakkan ekonomi masyarakat. Hingga mensejahterakan para nelayan Pantai Kelapa,” harap Sandi,

Sandi sempat merasakan laut tenang Pantai Kelapa. Eks wakil gubernur DKI Jakarta ini diarak oleh nelayan menuju kapal, dan sempat melaut menjauh bibir pantai. (dam)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAKARTA

Sudirman Said soal Larangan Prabowo Salat Jumat : Saya Yakin Itu Bukan Sikap Warga Semarang

Published

on

Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said.

Zone.co.id, Jakarta – Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengaku prihatin dengan adanya larangan tehadap Capres Prabowo Subianto yang akan melaksanakan salat Jumat di sebuah masjid di kota Semarang.

Hari ini Takmir Masjid Agung Semarang KH Hanief Ismail membuat press rilis yang meminta agar Bawaslu melarang Prabowo salat Jumat di masjid Kauman, Semarang. Hanief menilai salat itu mempunyai tujuan politis.

“Saya prihatin dengan kejadian ini, mengingatkan pada masa kecil. Terakhir kali saya mendengar orang salat dilarang-larang waktu kecil tahun 60an. Ada kelompok yang melarang mushalanya dipakai karena beda aliran. Ada kelompok yang menghalangi rombongan mau salat ied di lapangan,” tutur Sudirman.

Menurutnya, saat ini sudah era terbuka, antar umat saling toleran. Era demokrasi. “Beda pilihan ya biasa saja. Kok sampai ada pelarangan seorang calon Presiden masuk ke masjid,” tambahnya.

Sebagai orang yang pernah berlaga pada pemilihan Gubernur Jateng 2018, Sudirman meyakini itu bukan sikap warga Semarang, bukan pula sikap ummat Islam Semarang. Lebih lagi bukan sikap kolektif takmir Masjid Kauman.

“Masjid Kauman punya sejarah panjang, pasti para pengurusnya memiliki kebijakan, keluasan pikiran, dan hati. Saya tidak percaya kalau mereka tega melarang-larang,” ujarnya.

Pada waktu pemilihan gubernur, Sudirman penah dua kali salat jumat di masjid Kauman. “Saya mau duduk di barisan tengah karena masuk terlambat, oleh pengurusnya malah dibawa ke mihrab, duduk sebalahan dengan Imam.”

Sesudah selesai shalat diajak makan siang oleh seluruh takmir. Sambutan warga juga luar biasa.

Karena itu sekali lagi dia menyayangkan sampai terjadi larangan salat Jumat terhadap Prabowo. “Saya kok menduga ini justru ada pihak lain yang mempolitisasi salat Jumatnya Pak Prabowo,” tegasnya. (ver)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAKARTA

Prabowo-Sandi Sederhanakan Rantai Distribusi agar Harga Pangan Terjangkau

Published

on

Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto.

Zone.co.id, Jakarta – Calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berkomitmen untuk menyederhanakan rantai distribusi bahan pangan. Tujuannya, untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan harga tetap terjangkau oleh masyarakat.

Tim Ekonomi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Arie Muftie mengatakan, rumitnya rantai distribusi komoditas pangan menjadi salah satu penyebab mengapa harga mahal di pasaran. Karenanya, pihaknya akan berupaya menciptakan rantai distribusi yang sederhana, terbuka dan berkeadilan.

BACA JUGA : Ketika Prabowo Ikut Panas-Panasan dan Joget Bersama Ribuan Warga Purbalingga

“Sehingga harga pangan stabil dan terjangkau. Kami banyak dengar cerita masyarakat yang mengeluh harga sembako mahal. Apa yang kami temui di 1.161 titik kunjungan itu riil, tapi pemerintah selalu berlindung dengan angka-angaka, mereka menyebut bahwa inflasi terjaga,” kata Arie dalam diskusi Indonesia Paska Jokowi ‘Masalah Ekonomi & Kedaulatan Pangan, Apa Solusinya?’ di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Rabu, 13 Februari 2019.

Tak hanya menciptakan rantai distribusi sederhana dan berkeadilan, Prabowo-Sandi juga berkomitmen untuk tidak melakukan impor pangan khususnya saat panen. Arie menilai, maraknya impor pangan di era Jokowi menjadi salah satu penyebab nilai tukar petai menurun di banding era SBY.

“Banyak petani yang justru tidak gembira saat jelang panen, mereka was-was, takut kalau harga komoditas yang mereka tanam tiba-tiba anjlok saat panen akibat impor,” kata Arie.

Masih kata Arie, kebijakan menghentikan impor pangan juga dilakukan untuk memberantas mafia pangan yang tumbuh subur sejak paska reformasi.

“Kami menilai problem yang sedemikian kompleks di ekonomi ini bukan problem sektoral, tapi problem fundamental, problem kepemimpinnan nasional. Jadi aneh, bahwa seorang presiden membiarkan meterinya melakukan impor gila-gilaan di saat petani sedang panen,” kata Arie. (dam)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending