Connect with us

SPORT

Pemprov DKI Kerjasama dengan NBA Junior Asia

Published

on

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Zone.co.id, Jakarta – Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan membuka Pelatihan Bola Basket (Basketball Coaching Clinic) yang merupakan kerja sama Pemerintah Provinsi dengan National Basketball Association (NBA) Junior Asia Tahun 2019, di Gedung Gelanggang Olah Raga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (22/1/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh para guru olahraga tingkat SD, SMP, SMA, dan Sekolah Agama/Pondok Pesantren di Jakarta, sebanyak kurang lebih 3.000-4.000 orang.

“Saya mengapresiasi kegiatan pelatihan Bola Basket NBA Asia Tingkat DKI Jakarta yang memberikan perhatian penuh dan dukungan kepada para guru olahraga di Kota Jakarta. Dalam upaya peningkatan kapasitas permainan dan prestasi olahraga basket,” kata Anies.

Diharapkannya pelaksanaan kegiatan ini menjadi kesempatan berharga dan bermanfaat bagi para guru olahraga serta pelatih untuk menularkan dan memberikan semua hasil pelatihan bola basket kepada para siswa didiknya, baik dalam pelajaran ekstra kurikuler maupun pengembangan skill di klub bola basket, katanya.

“Saya menyambut baik kegiatan Coaching Clinic ini, semua (para peserta) adalah para pelatih (guru olahraga) yang sehari-hari dengan siswa. InsyaAllah bukan hanya hadir untuk mengajar, mendidik, dan menginspirasi, tapi juga menggerakkan anak-anak kita untuk perubahan yang lebih baik,” kata Anies.

Fokus bukan saja aspek pengertian teknik, tapi aspek interaksinya, aspek pembangkitan semangatnya dan aspek komunikasinya. Mudah-mudahan anak-anak kita bisa ikut bermain di dalam laga-laga dunia, katanya.

Pelatihan bola basket ini sejalan juga dengan pelaksanaan 60 Daftar Kegiatan Strategis Daerah (KSD) Pemprov DKI Jakarta, yakni menggelorakan pesta olahraga rakyat di semua tingkat wilayah, yang pada akhirnya bermuara pada perwujudan masyarakat Jakarta yang sehat, kuat dan sejahtera.

Dengan kehadiran Tim Pelatih NBA Junior Asia dan modul, menjadi sarana yang tepat bagi peserta untuk semangat berlatih bersama.

“Kepada para peserta, manfaatkan ini untuk belajar teknik-teknik melatih anak,” kata Anies.

Salah satu program yang sudah dilakukan berpuluh tahun sehingga kurikulum yang mereka gunakan sudah teruji dan sudah banyak sekali mengalami perbaikan. (sis)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

SPORT

Tundukkan Vekic, Bertens Juarai Turnamen St Petersburg

Published

on

Donna Vekic, adalah pemain tenis profesional Kroasia.

Zone.co.id, Jakarta – Unggulan kedua Kiki Bertens asal Belanda mengalahkan petenis Kroasia Donna Vekic 7-6 (2) 6-4 untuk memenangkan turnamen St Petersburg Ladies Trophy pada Minggu (3/2/2019), sekaligus memastikan gelar juara WTA kedelapannya.

Bertens, petenis peringkat delapan dunia, sempat tertinggal 5-2 pada set pertama sebelum melakukan gebrakan perlawanan yang luar biasa.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Donna pada minggu yang hebat dan maaf untuk hari ini,” kata Bertens setelah menerima trofi-nya itu. “Ini adalah final yang luar biasa untuk dimainkan … saya akan kembali tahun depan.”

Petenis Belanda itu memenangi 17 dari 18 poin untuk mengimbangi dan kemudian memenangkan tiebreak set pertama melawan Vekic, yang dengan tekad kuatnya petenis Kroasia mengeluarkan serangan tak terduga sebelum dipatahkan servisnya di awal set kedua.

Vekic, 22, menolak menyerah tanpa perlawanan. Ia balik mematahkan serangan dan memenangkan tiga game berturut-turut sebelum Bertens kembali bangkit untuk memadamkan peluang pertandingan ke set ketiga dengan break servis kedua yang menentukan.

Kedua petenis masing-masing membuat 33 kesalahan sendiri, tetapi Bertens memenangkan 79 persen dari poin servis pertamanya dan menekan delapan ace dan 27 kemenangan dibandingkan dengan Vekic yang hanya 16.

“Selamat kepada Kiki. Anda terlalu kuat untuk saya hari ini,” kata Vekic. “Saya benar-benar menantikannya untuk bermain ganda di Indian Wells.

“Maaf, (pelatih) Torben (Beltz) kami harus menunggu sedikit lebih lama untuk meraih gelar pertama itu tetapi setidaknya dengan final semakin besar.” (jun)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SPORT

Cabang Olahraga PON 2020 Masih dalam Pembahasan

Published

on

Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Mayjen TNI (Purn), Suwarno.

Zone.co.id, Jakarta – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat bersama dengan KONI Provinsi Papua masih terus melakukan pembahasan mengenai jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.

“Saat ini, masih ada lima cabang olahraga yang masih kami bahas bersama KONI Papua. Kelima cabang olahraga tersebut masih belum bisa dipastikan keikutsertaannya dalam PON 2020,” kata Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno kepada Antara di Jakarta, Senin (4/2/2019).

Menurut dia, berdasarkan ketentuan yang tercantum di dalam peraturan PON, yaitu dua tahun sebelum pelaksanaan harus sudah diputuskan jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan.

Pada 2017, sambung dia, Pemerintah Papua mengajukan sebanyak 38 cabang olahraga kepada KONI Pusat. Namun kemudian, KONI Papua ingin menambah jumlah tersebut.

“Sehingga pada 2017, digelar rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dan disetujui sebanyak 38 cabang olahraga ditambah 12 cabang olahraga eksebisi, jadi jumlahnya 50 cabang olahraga,” kata Suwarno menambahkan.

Akan tetapi, dia menuturkan pada 2018, usai Pemprov Papua melaksanakan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) dan melakukan pelantikan gubernur, Pemprov Papua menyebutkan ada lima cabang olahraga yang tidak dapat diikutsertakan dalam PON 2020.

“Lima cabang olahraga yang tidak bisa diikutkan dalam PON 2020, yaitu boling, panjat tebing, handball (bola tangan), korf ball (bola keranjang) dan arung jeram, dengan alasan Papua memiliki keterbatasan anggaran untuk menyiapkan lima venue cabang olahraga tersebut,” kata Suwarno menjelaskan.

Menghadapi kondisi seperti itu, dia pun mengaku langsung bertolak menuju Papua pada akhir 2018 lalu dan bertemu langsung dengan gubernur untuk membahas keikutsertaan lima cabang olahraga tersebut.

“Dari pertemuan tersebut, gubernur meminta kepada KONI Papua agar melakukan analisa atau mempelajari mengenai lima cabang olahraga tersebut. Gubernur juga meminta KONI Pusat agar terus berkomunikasi dengan KONI Papua,” ungkap Suwarno.

Namun sampai dengan saat ini, dia menambahkan belum ada keputusan atau kesepakatan yang dihasilkan. Koni Pusat bersama dengan KONI Papua masih terus mempelajari lima cabang olahraga tersebut.

“Kami berharap supaya pembahasan itu jangan lama-lama, supaya cepat diambil keputusan, dan kita bisa langsung melakukan persiapan untuk pelaksanaan PON 2020 di Papua, mulai membangun infrastruktur yang diperlukan,” tambah Suwarno. (cor)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SPORT

Palembang Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Triathlon Internasional

Published

on

Kota Palembang akan menjadi tuan rumah ajang triathlon bertaraf internasional bertajuk Palembang Triathlon pada 9-11 Februari.

Zone.co.id, Jakarta – Kota Palembang akan menjadi tuan rumah ajang triathlon bertaraf internasional bertajuk Palembang Triathlon pada 9-11 Februari.

Juliany Nurdin, CEO PT Rocca Karya Indonesia selaku penyelenggara Palembang Triathlon di Jakarta, Kamis mengungkapkan terpilihnya Palembang sebagai tuan rumah kejuaraan triathlon tersebut karena Ibu Kota Sumatera Selatan tersebut memiliki infrastruktur yang sudah terbangun dengan baik.

“Kami juga ingin membagi pengalaman atlet Asian Games di sana kepada para pecinta olahraga di seluruh Indonesia,” kata Juliany dalam dialog terbuka bertema “Energi baru bagi Sektor Pariwisata di Indonesia Melalui Dunia Olahraga.”

Panitia penyelenggara sudah mendapatkan 400 nama peserta dari sedikitnya delapan negara yang akan berpartisipasi di dalam kejuaraan olahraga yang memadukan tiga jenis olahraga yaitu renang, lari dan sepeda itu.

Karena Palembang tidak memiliki garis pantai, maka untuk arena renang akan dilaksanakan di Danau Jakabaring. Sementara sepeda akan mengambil jalur melintasi Jembatan Ampera dan rute lari akan menyusuri seputaran Jakabaring.

Juliany mengungkapkan akan ada sejumlah kategori jarak yang dilombakan seperti sprint distance, olympic distance, yang masing-masing untuk kategori individu dan relay.

Kemudian ada satu lagi kategori tag team relay di mana masing-masing peserta melakukan ketiga olahraga tapi dengan jarak yang lebih pendek.

Panitia penyelenggara berharap kesuksesan Indonesia dalam menggelar Asian Games bisa menjadi momentum baik untuk menyelenggarakan kejuaraan olahraga dan industri olahraga khususnya di Palembang.

“Saya rasa bagus karena memang fasilitas yang sudah dibangun harus terus dijalankan apalagi kalau kita melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia kan makin hari makin bagus, jadi hal yang positif juga ketika ada industri-industri baru yang dikembangkan seperti industri olahraga dan kreatif,” kata Erick Thohir, ketua panitia pelaksana Asian Games INASGOC 2018, yang turut hadir dalam dialog tersebut.

Selain itu ajang Palembang Triathlon diharapkan mampu membantu menciptakan ekosistem bagi perkembangan sports tourism di Palembang.

“Harapannya Palembang bisa jadi brand nasional untuk sports tourism,” Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani menambahkan. (aes)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending