Connect with us

UKM

Kemenperin Fasilitasi IKM Kerajinan Pamerandi Jerman

Published

on

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih.

Zone.co.id, Jakarta – Kementerian Perindustrian aktif memfasilitasi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) kerajinan untuk ikut serta dalam ajang pameran baik skala nasional maupun internasional, salah satunya yakni Pameran Ambiente di Jerman.

“Salah satu bentuk dukungan Kemenperin untuk meningkatkan promosi pelaku IKM kerajinan nasional adalah melalui fasilitasi keikutsertaan secara kontinyu pada pameran Ambiente yang berskala internasional,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih lewat keterangannya di Jakarta, Minggu (10/2/2019).

Dukungan ini diberikan karena IKM kerajinan di Indonesia punya potensi besar dalam mendorong perekonomian melalui keunggulan produknya yang unik, inovatif, dan berdaya saing.

Ambiente merupakan pameran dagang terbesar untuk sektor barang konsumen dan ajang temu bisnis para pelaku usaha di sektor interior decoration, gifts and premiums serta table and dining ware.

Penyelenggaraannya dilaksanakan setiap tahun di Messe Frankfurt, Jerman dan diikuti lebih dari 96 negara peserta yang tahun ini diselenggarakan pada tanggal 8-12 Pebruari 2019.

Gati mengatakan, para pelaku IKM kerajinan nasional yang terpilih mendapatkan fasilitasi bantuan promosi untuk menampilkan produk kerajinan terbaiknya, khususnya home decor, berpeluang menarik minat potential buyers (wholesaler ataupun retailer) mengingat sebagian besar perusahaan besar turut berpartisipasi dalam pameran Ambiente.

“Keikutsertaan dalam pameran merupakan salah satu cara untuk berinteraksi secara langsung dengan buyer karena tren penjualan dari eksportir langsung buyer adalah sebagai salah satu jalur distribution channels yang efektif dan diminati di Eropa,” jelasnya.

Menurut Gati, keikutsertaan pada pameran berskala internasional ini, selain bisa menjadi ajang unjuk gigi produk-produk IKM kerajinan Tanah Air, juga bisa menjadi sarana agar para IKM mampu bersaing juga dengan produk-produk unggulan di pasar ekspor.

“Ini juga menjadi kesempatan IKM untuk benchmarking dalam meningkatkan inovasi dalam desain, kemasan dan tentunya informasi tren dan selera pasar dunia terkini,” imbuhnya.

Pada pameran Ambiente tahun 2019, tema yang diusung oleh Kemenperin adalah “Natural, Handmade and Personal”. Maksud dari natural, yaitu hampir semua produk yang dibawa berbahan baku alam seperti kayu dan serat alam.

Selanjutnya, handmade, karena hampir semua produk diproduksi manual tidak melibatkan mesin, serta personal adalah pembuatan produk satu per satu tidak secara massal sehingga setiap produk tidak persis sama, seperti dibuatkan secara khusus untuk masing-masing pembeli.

Jumlah peserta yang difasilitasi oleh Ditjen IKMA sebanyak delapan IKM, yaitu Bali Wirama, Batu Inbali, Harmoni Jaya Kreasi, Industri Classica Variasi, Mohoi, Palem Craft Jogja, Pandanus Internusa dan Surya Bali Taksu.

Agar mencapai hasil yang maksimal dalam keikutsertaan di Pameran Ambiente, Ditjen IKMA melakukan beberapa persiapan yang bersifat integrated melalui kerja sama dengan pihak profesional yang berpengalaman di bidangnya.

Rangkaian persiapan itu mencakupi mulai dari pemilihan peserta dan produknya yang sesuai dengan market demand, pembinaan atau pendampingan agar perusahaan dapat siap akses dan memenuhi requirement di pasar tujuan, penyusunan konsep dan desain paviliun Indonesia, hingga promotion material yang dapat menarik importer atau pembeli. (spg)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

UKM

Kemenkop Diminta Fokus Reformasi Total Koperasi

Published

on

Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES), Suroto.

Zone.co.id, Jakarta – Kementerian Koperasi dan UKM diminta fokus pada upaya reformasi total koperasi termasuk memperbaiki kelembagaan koperasi yang ada.

Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES) Suroto di Jakarta, Selasa (15/1/2019), mengatakan Kemenkop dan UKM perlu lebih fokus melalukan reformasi total perkoperasian dalam memperbaiki kelembagaan koperasi.

“Sejak pemerintahan Jokowi-JK berjalan empat tahun lalu, capaian kontribusi koperasi PDB naik cukup signifikan dari 1,7 persen menjadi 4,48 persen dari jumlah koperasi sebanyak 152.000 dan anggota 26 juta sesuai data BPS, 2018. Sementara jumlah pengusaha meningkat hingga 3,39 persen,” katanya.

Pencapaian tersebut, kata Suroto, perlu diapresiasi dan menadi pertanda ada perbaikan dalam kualitas koperasi.

“Hanya saja masih sangat disayangkan misi reformasi total tentu belum seperti yang diharapkan,” katanya.

Ia melihat, masih ada potensi 80.000-an koperasi yang tinggal papan nama dan itu sebaiknya segera dibubarkan.

“Ini perlu dilakukan agar citra koperasi dapat dilihat dan masyarakat dapat mengetahui sebetulnya mana yang disebut sebagai sungguh-sungguh koperasi dan atau hanya rentenir berbaju koperasi dan koperasi abal-abal,” katanya.

Upaya pembubaran segera ini diperlukan untuk merombak paradigma masyarakat yang selama ini berpandangan negatif terhadap koperasi.

Menurut dia, seharusnya itu harus menjadi fokus utama dari Kemenkop dan UKM, dan dikerjakan dalam jangka waktu yang singkat.

“Namanya saja rehabilitasi, kalau terlalu lama namanya bukan rehabilitasi lagi. Jadi, nanti kalau sudah tinggal 70.000-an lagi tinggal dipilah mana yang memang perlu direorientasi dan didorong pengembangannya,” katanya.

Ia menegaskan Kemenkop masih menyisakan banyak pekerjaan rumah pada 2019 di antaranya pembubaran koperasi abal-abal hingga penyelesaian perundang-undangan perkoperasian pasca-dibatalkan Mahkamah Konstitusi.

“Selain banyak sekali regulasi-regulasi sektoral yang sebetulnya menghambat perkembangan Koperasi seperti misalnya yang terkait dengan perpajakan, regulasi sektoral yang banyak hambat koperasi dan lain-lain,” katanya.

Ia menyarankan pengembangan koperasi juga sudah harus masuk ke sektor-sektor strategis seperti misalnya layanan publik dan pengembangan koperasi basis teknologi informasi.

Dalam hal pengembangan wirausaha kata dia, perlu dilakukan perombakan total dalam paradigma karena saat ini pelaku usaha masih didominasi oleh pengusaha mikro dan gurem.

Tetap Fokus
Menanggapi hal itu, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring menegaskan pihaknya tetap fokus terhadap upaya reformasi total koperasi.

Meliadi menambahkan, pihaknya telah meluncurkan program reformasi total koperasi meliputi reorientasi, rehabilitasi, dan pengembangan koperasi.

Reorientasi dilakukan dengan mengubah paradigma pengembangan koperasi dari kuantitas ke kualitas sementara rehabilitasi dilakukan dengan mendata dan memperbarui data koperasi melalui Online Data System (ODS).

Pihaknya juga telah menerapkan sejumlah program untuk mendorong perkembangan koperasi dan UMKM di antaranya memangkas sukung bunga pinjaman KUR menjadi 7 persen pertahun selain juga memangkas pajak UMKM dari 1 persen menjadi 0,5 persen.

Kebijakan ini diharapkan akan mendorong koperasi dan UMKM agar semakin berkembang usahanya.

Kementerian Koperasi dan UKM juga bekerja sama dengan kementerian dan lembaga lain di antaranya Kementerian Keuangan, Kementerian Desa dan PDDT, serta Kemenkominfo.

“Selain itu juga mengembangkan kemitraan dengan tiga perusahaan e-commerce seperti Go-pay, T-cash dan T-money, marketplace, dan Bukalapak. Semuanya bekerja sama untuk meluncurkan kredit Usaha Mikro (UMi). Dengan transformasi digital, bisa dilayani dengan kredit UMI,” katanya.

Di sisi lain, Kementerian Koperasi dan UKM telah meluncurkan sistem aplikasi android yang mudah digunakan yakni Kemenkop Center dengan tampilan yang menarik sehingga masyarakat bisa mengunduh aplikasi ini untuk memperoleh informasi terkini dari Kementerian Koperasi dan UKM termasuk jumlah koperasi dan program terbaru kementerian.

“Kami juga menyediakan laporan keuangan mikro Lamikro untuk UKM yang merupakan aplikasi berbasis android dan bisa diunduh secara gratis dari Google Play,” katanya. (han)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

UKM

Produk Kerajinan Ramaikan Bazaar di Kedutaan Besar Indonesia di Amman

Published

on

Kedutaan Besar Indonesia di Amman berpartisipasi pada acara Bazar Amal Tahunan ke-39 yg diselenggarakan Al Husein Society for Training and Inclusion.

Zone.co.id, Jakarta – Kedutaan Besar Indonesia di Amman berpartisipasi pada acara Bazar Amal Tahunan ke-39 yg diselenggarakan Al Husein Society for Training and Inclusion, pada 7 Desember 2018, di Dunes Club Amman, Yordania.

Lebih dari 30 perwakilan diplomatik dan organisasi kemanusiaan ikut berpartisipasi pada acara tahunan yang ditujukan sebagai penggalangan dana bagi Organisasi AHS dalam membantu anak-anak penderita disabilitas di Yordania, berdasarkan keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (9/12/2018).

Acara dibuka Presiden AHS, Putri Majda Raad, yang menyampaikan penghargaan kepada seluruh korps diplomatik yg telah berpartisipasi pada bazar amal tahun ini.

Kegiatan ini dilakukan setiap tahun untuk mendukung program AHS, meliputi penyelenggaraan program rehabilitas dan pendidikan inklusif agar para anak penyandang disabilitas mampu hidup mandiri dan memperoleh kesempatan yang sama di dunia kerja.

Seperti pada bazar amal sebelumnya, Kedutaan Besar Indonesia di Amman menjual berbagai macam kerajinan tangan tradisional, di antaranya angklung, ukiran wayang, topeng, tas, serta kerajinan bermotif batik.

Gerai Kedutaan Besar Indonesia di Amman mendapat perhatian khusus dari Putri Majda karena kemeriahan dan keunikan barang yang ditampilkan.

Ia menyampaikan kekagumannya terhadap kekayaan budaya Indonesia dan membeli sejumlah barang kerajinan dari gerai Indonesia.

Seluruh hasil penjualan dari bazar ini disumbangkan kapada AHS sebagai bentuk dukungan Indonesia dalam membantu penyandang disabilitas di Yordania.

Kepala perwakilan Indonesia di Yordania memastikan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dan pelibatan mereka dalam pembangunan di negara kerajaan itu.

Partisipasi Kedutaan Besar Indonesia di Amman dalam berbagai kegiatan bazar dan kemanusiaan di Yordania, selain dimaksudkan untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara, juga digunakan sebagai ajang promosi seni budaya dan juga produk-produk Indonesia kepada masyarakat Yordania. (zis)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

UKM

Mathla’ul Anwar Dukung Pengembangan Ekonomi Lewat Koperasi

Published

on

Mathla'ul Anwar meluncurkan Koperasi Mathlaul Anwar 1916 (Kopmawar 1916) dalam upaya mendukung pengembangan ekonomi umat.

Zone.co.id, Jakarta – Mathla’ul Anwar meluncurkan Koperasi Mathlaul Anwar 1916 (Kopmawar 1916) dalam upaya mendukung pengembangan ekonomi umat, khususnya di lingkungan organisasi massa Islam tersebut.

“Bila lembaga keuangan modern berbasis teknologi informasi ini dikelola dengan baik, maka akan menjadi potensi pengembangan ekonomi umat, khususnya di lingkungan Mathla’ul Anwar,” kata Ketua Kopmawar 1916 Arief Rachman dalam siaran pers organisasi pada Minggu (9/12/2018).

Mathla’ul Anwar, yang terbentuk lebih dari seabad lalu di Banten, meluncurkan koperasinya dalam rapat kerja nasional yang berlangsung 7 hingga 9 Desember 2018 dan diikuti oleh sekitar 500 Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah Mathla’ul Anwar se-Indonesia.

Arief menjelaskan Kopmawar 1916 menyediakan layanan penyimpanan dan deposito uang, pinjaman atau pembiayaan syariah, perdagangan, dan e-channel berupa Perusahaan Pelaksana Operasional Bank (PPOB) melalui MA Mobile dan VIP Mobile.

Ia menjelaskan MA Mobile adalah aplikasi pelayanan anggota yang terintegrasi dengan perangkat lunak koperasi sehingga memungkinkan anggota melihat saldo simpanan dan melakukan transaksi keuangan elektronik melalui telepon pintar, termasuk di antaranya membeli token listrik.

Sementara layanan VIP Mobile memungkinkan penggunaan nomor telepon genggam sebagai nomor rekening VIP Mobile yang bisa diisi saldo dan digunakan untuk melakukan transaksi menggunakan telepon pintar atau lewat internet.

“Pengelolaan Kopmawar 1916 memang harus mengikuti perkembangan IT. Kalau tidak, maka lembaga keuangan syariah itu akan ketinggalan zaman,” kata Arief, yang juga bekerja di lingkungan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten.

Kopmawar 1916 juga melayani pembelian pulsa dan token listrik, pembayaran telpon, pembayaran cicilan kendaraan atau rumah, pembayaran iuran BPJS, transfer dari anggota, VIP Mobile, dan Bank Mini Sekolah. Selain itu koperasi menyediakan layanan pengelolaan Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS), wakaf uang dan bank sampah. (des)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending