Connect with us

HIBURAN

“Orang Kaya Baru” Hampir Sejuta Penonton, Raline Kenang Awal Terima Skenario

Published

on

Tepat pada hari ke-17 penayanganya di bioskop, film "Orang Kaya Baru" sudah disaksikan 948.634 penonton.

Zone.co.id, Jakarta – Film “Orang Kaya Baru” menuju satu juta penonton. Tepat pada hari ke-17 penayanganya di bioskop, film arahan Ody C Harahap ini sudah disaksikan 948.634 penonton.

Rasa gembira meliputi hati para pemainnya, termasuk Raline Shah yang baru debut di genre komedi. Dia memerankan karakter Tika, gadis dari keluarga pas-pasan, yang mengalami perubahan dari hidup seadanya menjadi orang kaya tajir melintir.

Sebagai pemain utama, Raline mengungkapkan rasa bahagianya bisa terlibat dalam film Orang Kaya Baru. Raline mengenang awal-awal saat ia menerima naskah film yang ditulis oleh Joko Anwar ini.

“Aku selalu ingin jadi bagian dari film ini. Awalnya yang dicari adalah artis umur 20-23 tahun untuk memerankan karakter Tika. Tapi karena aku terlanjur senang banget sama scriptnya, aku kejar terus biarin deh poni aku dipotong atau diapain yang penting aku bisa jadi Tika,” kata Raline Shah dalam keterangan pers yang diterima, Senin (11/2/2019).

“Orang Kaya Baru” bercerita tentang kakak beradik Tika (Raline Shah), Duta (Derby Romero) dan Dodi (Fatih Unru) yang sudah terbiasa hidup pas-pasan. Mereka terlatih untuk mendapatkan sesuatu dengan susah payah dan mensyukuri apa yang mereka punya walau serba kekurangan.

Keluarga mereka sangat hangat. Hubungan antara anak dan orangtua (Cut Mini dan Lukman Sardi) juga begitu dekat. Hal ini diperlihatkan dalam ritual makan malam bersama dan saling bercerita tentang apa yang terjadi hari itu.

Tiba-tiba saja sang bapak meninggal dan yang membuat kaget adalah ternyata selama ini ia hanya pura-pura miskin dan meninggalkan banyak harta warisan. (nan)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HIBURAN

Dewa 19 Lantunkan 12 Lagu dalam Konser di Malaysia

Published

on

Dewa 19 saat melantunkan 12 lagu dalam konser reuni di Stadion Melawati, Shah Alam, Selangor, Malaysia, Sabtu (2/2/2019) malam.

Zone.co.id, Kuala Lumpur – Grup band ternama Indonesia, Dewa 19, melantunkan 12 lagu dalam konser reuni di Stadion Melawati, Shah Alam, Selangor, Malaysia, Sabtu (2/2/2019) malam.

Band kawakan berasal dari Surabaya yang telah berusia 33 tahun tersebut membawakan berbagai lagu andalan di antaranya “Cintakan Membawaku Kembali”, “Kamu lah Satu Satu-nya”, “Pupus”, “Risalah Hati”, “Perempuan Paling Cantik”, “Dewi”, “Dua Sejoli” dan sebagainya.

Dalam konser bertajuk “Dewa19Reunion Live in Malaysia” ini mereka tampil tanpa Ahmad Dhani yang kini harus dipenjara karena kasus ujaran kebencian. Namun, Dhani diwakili oleh dua putranya, Abdul Kadir Jaelani dan Al Ghazali.

Konser pembuka atau opening art diawali dengan penampilan Andra and The Backbone yang di antaranya membawakan lagu “Sempurna”.

Setelah itu vokalis Band Dewa 19 Ari Lasso menggebrak dengan lagu “Elang”, “Restoe Bumi”, “Manusia Biasa”, “Cukup Siti Nurbaya”, “Persembahan Dari Surga”, “Satu Hati”.

Setelah itu vokalis Band Dewa 19 yang lain Once Mekel membawakan “Dua Sejoli”, “Kosong”, “Dewi”, Perempuan Paling Cantik”, “Pupus”. Setelah itu duet Ari Lasso dan Once membawakan lagu “Kamu lah Satu Satu nya”.

Penampilan para vokalis tersebut mendapat sambutan meriah dari Baladewa dan Baladewi Malaysia, sebutan untuk para penggemar Dewa 19, yang mulai masuk Stadion Melawati pukul 19.00 malam.

Peristiwa haru terjadi saat Ari Lasso membawakan lagu “Hadapi Dengan Senyuman” dan dia meminta semua lampu dimatikan dan diganti dengan flash light atau lampu handphone.

“Sebelum kita mulai saya ingin suasana panggung ini gelap. Lampu di atas mati. Semua menyalakan `flash light` masing-masing. Pasti ada yang mereka dan nanti kita tunjukkan ke Ahmad Dani. Kita belum akan mulai Stadion Melawati diterangi `flash light` kalian semua,” katanya. Setelah itu Ari Lasso menyebutkan nama “Dul” kemudian syuting video diarahkan ke anak bungsi Ahmad Dani tersebut kemudian meneriakkan “Be Strong Ahmad Dani”.

Abdul Kadir Jaelani yang berada di panggung tidak kuasa menahan air mata-nya sehingga Ari Lasso berusaha memeluk punggung anak bungsu Ahmad Dani tersebut sedangkan Al Ghazali yang mengabadikan juga nampak sesengukan.

“Tau mulai dari bayi nya Dul Jaelani hingga sekarang, semalam Dul menggantikan ayahnya untuk bermain di Dewa 19 Reuni. Dalam jangka waktu yang singkat harus menguasai materi lagu Dewa 19 dan kamu mampu menguasainya. Sebagai sesama musisi kita salut,” tulis Stevi Item dari Andra and The Backbone dalam instagramnya. (ags)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

HIBURAN

Wonder Woman 3 Tak akan Pakai Kisah Masa Lalu

Published

on

"Wonder Woman 1984" akan dirilis pada musim panas 2020, setelah awalnya dijadwalkan November 2019.

Zone.co.id, Jakarta – Sutradara, Patty Jenkins mengatakan bahwa film “Wonder Woman 3” akan mengambil kisah masa sekarang.

Pada “Wonder Woman” pertama, filmnya berkisah pada Perang Dunia I, sedangkan sekuelnya, “Wonder Woman 1984” lebih bercerita pada era 80an.

Jenkins menjelaskan bahwa ia tidak berpikir film ketiga akan mengambil tema di masa lalu juga.

“Saya belum siap, tapi saya tidak ingin melakukan pada periode lain,” ujar Jenkins dilansir NME, Selasa (29/1/2019).

“Ini jelas salah satu hal yang kami bicarakan. Saya tidak berencana untuk mengambil di masa lalu lagi, karena ke mana Anda akan pergi? Anda harus maju. Ini jelas merupakan kisah masa sekarang. Hanya itu yang bisa saya katakan. Di mana kami mengambilnya dan bagaimana hal itu dapat dipecahkan, saya belum sepenuhnya memutuskan,” lanjutnya.

Sementara itu, para penggemar “Wonder Woman” berharap jika dirinya bisa menjadi sutradara “Justice League”.

“Saya melihat film itu sangat menantang. Saya pikir mereka fantastis ketika dilakukan dengan baik. Tetapi memasukkan semua karakter pada waktu yang bersamaan dalam satu gambar..,” kata Jenkins.

“Saya sedikit berharap bahwa kami tidak membuat film “Justice League” untuk sebentar karena saya senang melihat semua film mereka. Saya ingin melihat “Aquaman 2”, saya ingin melihat “Flash”. Tidak pernah mengatakan tidak akan pernah. Tapi kupikir semua orang harus punya waktu untuk bersinar,” tambah Jenkins.

“Wonder Woman 1984” akan dirilis pada musim panas 2020, setelah awalnya dijadwalkan November 2019. Gal Gadot akan kembali memainkan Wonder Woman, sementara Kristen Wiig akan bergabung dengan para pemeran lain sebagai penjahat Cheetah. (mar)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

HIBURAN

“Glass” Masih Berjaya di Box Office Amerika

Published

on

Film Glass" cukup untuk membuatnya tetap berada di puncak tangga box office di mana pendatang baru "The Kid Who Would Be King" dan "Serenity" yang kurang sukses.

Zone.co.id, Jakarta – Film “Glass” masih berjaya di Amerika Serikat, dengan jumlah pendapatan 19 juta dolar AS dari pekan kedua sejak dirilis di bioskop, menambah total pendapatan 73,5 juta dolar AS di pasar domestik.

Dilansir Reuters, meski ada penurunan 53 persen, pendapatan akhir pekan “Glass” cukup untuk membuatnya tetap berada di puncak tangga box office di mana pendatang baru “The Kid Who Would Be King” dan “Serenity” yang kurang sukses.

“The Kid Who Would Be King” mendapatkan 7 juta dolar AS saat debut di 3.531 tempat, hasil yang kurang memuaskan untuk film yang memakan biaya produksi 60 juta dolar AS di luar pemasaran. Film ramah keluarga yang disutradarai Joe Cornish ini hanya berada di posisi keempat meski dapat ulasan positif.

“Kadang kau membuat film bagus dan sulit menghubungkannya dengan banyak penonton,” kata Chris Aronson, kepala distribusi domestik Fox.

Pesaing lain di genre serupa dalam waktu dekat adalah “The Lego Movie 2”, sekuel animasi dari The Warner Bros yang mulai tayang pada 8 Februari dan mengincar pendapatan debut domestik senilai 55 juta dolar AS.

Fox baru-baru ini sukses besar berkat “Bohemian Rhapsody”, biopik Queen yang mendapatkan nominasi Oscar, dengan pendapatan lebih dari 800 juta dolar AS secara global, tapi adaptasi dari Raja Arthur ini mungkin menyiratkan sinyal buruk untuk studio yang sedang bersiap bergabung dengan Disney dalam waktu dekat.

Ketika “The Kid Who Would Be King” setidaknya bisa mencapai lima besar, “Serenity” tidak seberuntung itu. Film thriller yang dibintangi Matthew McConaughey dan Anne Hathaway berada di posisi ke-8 dengan pemasukan 4,8 juta dolar AS dari 2.561 lokasi.

Steven Knight menulis dan menyutradarai film yang mendapatkan 22 persen di Rotten Tomatoes dan D+ di CinemaScore.

“Aquaman” berada di posisi ketiga dengan 7,3 juta dolar AS pada pekan keenam sejak dirilis. Film yang dibintangi Jason Momoa itu kini jadi film DC terbesar sepanjang masa yang mendapatkan 1,09 miliar dolar AS secara global, hanya 316 juta dolar AS datang dari pasar domestik.

Sementara “Spider-Man: Into the Spider-Verse” mendarat di peringkat kelima dengan 6,3 juta dolar AS. Film animasi itu dapat nominasi Oscar dan sudah meraup 169 juta dolar AS di Amerika Utara. (nan)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending