Connect with us

JAWA TIMUR

Samator Wajib Sapu Bersih Laga “Final Four” di Malang

Published

on

Samator wajib menyapu bersih tiga kemenangan dengan poin sempurna pada babak empat besar (final four) putaran kedua Proliga 2019 di GOR Ken Arok.

Zone.co.id, Surabaya – Juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator wajib menyapu bersih tiga kemenangan dengan poin sempurna pada babak empat besar (final four) putaran kedua Proliga 2019 di GOR Ken Arok, Malang, 15-17 Februari mendatang.

Menurut pelatih Surabaya Bhayangkara Samator Ibarsjah Djanu Tjahjono, kemenangan dengan poin sempurna dalam tiga laga di putaran kedua akan membuat posisi timnya cukup aman menembus partai final.

“Untuk aman ke final, kami harus bisa sapu bersih. Memang tidak mudah, tapi kami akan berupaya semaksimal mungkin dan memotivasi anak-anak untuk tampil ‘fight’,” katanya dihubungi di Surabaya, Senin (11/2/2019).

Pada final four putaran pertama di GOR Jayabaya Kediri, Jawa Timur, 7-9 Februari, Samator yang pernah enam kali merebut gelar juara Proliga hanya mampu merebut satu kemenangan atas Jakarta Pertamina Energi dengan skor 3-0 di laga terakhir.

Sementara pada dua laga lainnya, Randy Tamamilang dan kawan-kawan menelan kekalahan dari Jakarta BNI 46 dan Palembang Bank SumselBabel masing-masing dengan skor 1-3.

Dari hasil itu, Samator sementara menghuni peringkat ketiga dengan nilai 3, di bawah Jakarta BNI 46 yang mengumpulkan nilai 8 dan Palembang Bank SumselBabel dengan nilai 7.

Ibarsjah mengatakan, dari hasil evaluasi selama putaran pertama, anak asuhnya masih sering bermasalah pada servis, blok dan “receive” (penerimaan bola pertama).

“Dua pertandingan awal kami kalah karena servis, receive dan blok tidak bagus. Saat pertandingan ketiga ada perbaikan dan kami bisa menang. Jadi, waktu tersisa sebelum laga putaran kedua akan saya memanfaatkan untuk membenahi ketiga hal tersebut,” paparnya.

Mantan pelatih tim nasional itu menambahkan bahwa sekecil apapun peluang untuk merebut tiket final Proliga harus tetap dimaksimalkan oleh anak asuhnya.

Sementara itu, pelatih Jakarta BNI 46 Samsul Jais bersyukur timnya bisa menyapu tiga kemenangan di putaran pertama final four, sehingga jalan menuju partai final semakin besar.

“Di Malang nanti, kami akan bermain ‘step by step’ saja, tapi setiap pertandingan tentu tim ingin menang dan bisa maju ke final di Yogya. Tapi, paling tidak dengan tiga kemenangan di Kediri sudah membuka peluang kami menuju ke sana,” kata mantan pemain nasional itu.

Sedangkan pelatih Palembang Bank SumselBabel Pascal Wilmar menegaskan bahwa timnya masih membutuhkan dua kemenangan lagi untuk mengamankan tiket menuju partai puncak.

“Sekarang sudah punya modal dua kemenangan dan tambahan poin satu, kalau di Malang bisa menang dua kali, maka posisi kami aman,” ujarnya.

Berikut jadwal pertandingan tim putra pada babak empat besar putaran kedua di Malang:
1. Jumat (15/2)
– Jakarta BNI 46 vs Surabaya Bhayangkara Samator 09.00 WIB
– Jakarta Pertamina Energi vs Palembang Bank SumselBabel 15.00 WIB

2. Sabtu (16/2)
– Jakarta BNI 46 vs Palembang Bank SumselBabel 12.00 WIB
– Jakarta Pertamina Energi vs Surabaya Bhayangkara Samator 16.00 WIB

3. Minggu (17/2)
– Surabaya Bhayangkara Samator vs Palembang Bank SumselBabel 12.00 WIB
– Jakarta BNI 46 vs Jakarta Pertamina Energi 14.00 WIB. (dik)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

JAWA TIMUR

Kanang Keluhkan Harga Rajungan yang Turun Sejak Tahun 2019 pada Sandiaga Uno

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat berdialog dengan Nelayan Pantai Kelapa dan emak-emak, Kamis (14/2/2019).

Zone.co.id, Tuban – Kanang (37) nelayan asal Panyuran Pantai Kelapa, Tuban, Jawa Timur, mengeluhkan harga rajungan yang terus turun. Padahal tahun 2018 lalu, harganya masih tinggi. Hal ini dikemukakan Kanang, saat berdialog dengan Sandiaga Salahuddin Uno di pinggir Pantai Kelapa dalam dialog dengan Nelayan Pantai Kelapa dan emak-emak, Kamis (14/2/2019).

“Saya nelayan dari pantai kelapa, perwakilan dari konco-konco nelayan di sini. Saya bingung pak harga rajungan turun jauh. Tahun 2018 lalu harga rajungan masih delapan puluh ribu rupiah, sekarang hanya tiga puluh ribu sampai 35 ribu,” keluh Kanang.

Kanang pun bertanya apa solusi yang akan diberikan Prabowo Sandi jika terpilih di tahun 2019 -2024 agar harga rajungan stabil dan mensejahterakan nelayan Pantai Kelapa.

Pada Kanang, Sandi menyatakan kalau nelayan adalah prioritas dalam program kerja Prabowo Sandi. Juga petani, buruh dan pelaku usaha kecil.serta menengah untuk meningkatkan ekonomi mereka.

“Kami berkomitmen In Shaa Allah jika kami terpilih melayani masyarakat Indonesia, karena nelayan kelompok yang diprioritaskan, kami akan menstabilkan harga tangkapan rajungan supaya tidak anjlok seperti sekarang,” ucap Sandi.

Salah satu untuk menjaga harga rajungan stabil adalah dengan membangun industrinya. Misalnya dengan pemanfaatan. cangkang rajungan, diolah menjadi herbal, namanya glukasomim, sangat baik untuk persendian.

“Ada potensi yang lebih besar yaitu mengolah cangkang rajungan menjadi suplemen. Para pelari, penderita radang sendi membutuhkan suplemen ini. Dan lari adalah gaya hidup, tidak hanya di Indonesia tapi dunia,” terang Sandi.

Sandi menambahkan, jadi tidak ada yang terbuang dari rajungan jika dibangun industrinya.

“Nanti jika In Shaa Allah saya dan Pak Probowo terpilih kami hadirkan industri padat karya cangkang rajungan yang menghasilkan daging dan cangkang untuk ekspor. Ini akan menggerakkan ekonomi masyarakat. Hingga mensejahterakan para nelayan Pantai Kelapa,” harap Sandi,

Sandi sempat merasakan laut tenang Pantai Kelapa. Eks wakil gubernur DKI Jakarta ini diarak oleh nelayan menuju kapal, dan sempat melaut menjauh bibir pantai. (dam)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAWA TIMUR

Sandiaga Uno Diteriaki Jokowi Jokowi, Mereka Menyambut Kita, Para Saudara Kita

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat disambut para pendukung Jokowi di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (7/2/2019).

Zone.co.id, Surabaya – Sandiaga Salahuddin Uno meminta para pendukungnya tidak terprovokasi sekumpulan orang yang mengenakan atribut tim sebelah dan berteriak Jokowi-Jokowi. Karena menurutnya itu bukan penghadangan namun penyambutan.

Sandi menutup kegiatannya di Surabaya dengan menghadiri Sillaturahmi bersama komanda Ulama Pemenangan Prabowo Sandi (Kopassandi) beserta Ulama dan Ormas Islam se-Jawa Timur, Kamis (7/2/2019).

BACA JUGA : Sandiaga Uno di Nganjuk, Stabilkan Harga Bawang Merah saat Panen dan Sejahterakan Petani

Saat berbelok ke arah tempat acara di Ponpes Jadwa Al Hasyimi, Jalan Tenggumung Wetan Gang 4 No.3 Surabaya, sekumpulan orang dengan bendera Jokowi berkumpul dan sudah menanti kedatangan calon wakil presiden nomor urut 02 ini.

Begitu rombongan Sandi lewat, mereka mengibarkan bendera kecil bergambar Jokowi dan mengacungkan telunjuknya seraya berteriak Jokowi….Jokowi Jokowi. Sandi membuka kaca mobilnya dan memberikan senyum terbaiknya. Terimakasih, terimakasih,” ucap Sandi.

Hanya berjarak 100 meter dari sambutan itu, para simpatisan Prabowo Sandi sudah menunggu kedatangannya.

“Banyak yang bilang ini penghadangan. Ini bukan penghadangan namun penyambutan. Kita harus berprasangka buruk atau baik? Suudzon atau Husnudzon?”, tanya Sandi pada ratusan peserta yang hadir. Mereka serempak menjawab, “Husnudzon.”

Sandi lalu mengajak para peserta silaturahmi untuk bernyanyi bersama. “Alhamdulillah wasyukurilahBesyukur padamu ya Allah, Kau jadikan kami saudara Hilanglah semua perbedaan,” yang diikuti ratusan suara lainnya, berdendang bersama.

“kita harus berterimakasih karena mereka meski hujan sudah meluangkan waktunya untuk menyambut kita. kita sambut pesta demokrasi ini dengan penuh kegembiraan dan paling penting, indah dalam kebersamaan dan hilanglah semua perbedaan,” kata Sandi, memgutip syair lagu Opick itu. (ver)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAWA TIMUR

Sandiaga Uno di Nganjuk, Stabilkan Harga Bawang Merah saat Panen dan Sejahterakan Petani

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat saat berdialog dengan kelompok tani bawang merah di Desa Sukomoro, Kec. Sukomoro, Kab. Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (7/2/2019).

Zone.co.id, Nganjuk — Sandiaga Salahuddin Uno akan memberlakukan sistim yang pernah diterapkannya di DKI Jakarta untuk membantu petani dengan membeli langsung hasil produksi pertanian dari sumbermya. Sehingga petani sejahtera, pedagang bahagia dan pembeli tersenyum. Hal ini dikatakan Sandi saat berdialog dengan kelompok tani bawang merah di Desa Sukomoro, Kec. Sukomoro, Kab. Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (7/2/2019).

Pernyataan ini terlontar ketika para petani curhat soal harga pupuk, obat, harga jual yang turun tiap kali panen dan bawang impor yang membuat petani buntung. Sebagaimana yang dikeluhkan Sudarso yang mengaku sudah puluhan tahun menjadi petani bawang. Namun 10 tahun terakhir menjadi petani dan pedagang bawang keuntungan semakin sulit diperoleh.

BACA JUGA : Sandi Kunjungi Industri Rumahan Shuttlecock di Nganjuk

“Saya di sini petani juga pedagang. Namun semenjak sepuluh tahun belakangan ini selalu diikalahkan oleh harga jual dan dimahalkan oleh pupuk dan obat-obatan. Jadi tidak ada kepastian, rasanya tidak adil,” ucap Sudarso dengan nada emosi.

Menurut Sandi, dirinya punya pengalaman saat menjabat wakil gubernur DKI Jakarta. Dia membeli langsung dari petani bawang Brebes melalui PT Food Station Tjipinang Jaya untuk menjaga pasokan bawang yang saat itu langka dan harganya meroket.

“Waktu itu di DKI, bawang merah harganya naik dan langka. Kami mengambil inisiatif dengan PT Food Station Tjipinang Jaya, menjalin kerjasama dengan petani bawang brebes. Alhamdulillah kami patahkan mitos harga tinggi di hari lebaran, karena pasukan terjaga. Petani bawang Brebes sejahtera, pedagang bahagia, pembeli tersenyum,” ucap Sandi. Kalau allah mengijinkan kami akan melakukan hal yang sama, namun untuk Indonesia dengan Bulog atau pemangku kepentingan lainnya juga dengan pihak ketiga melalui public private partnership,,” terang Sandi.

Menurut Sandi, dengan menggunakan teknologi Control Atmosphere Storage (CAS), produk pertanian seperti bawang bisa disimpan selama enam sampai sembilan bulan.

“Jadi kalau bawang belum laku, bisa disimpan enam bulan hingga sembilan bulan. Jika pasokan dalam negeri stabil, harusnya sudah memulai proyeksi ekspor, produksi bawang kita terbesar se -ASEAN dengan industri turunannya seperti bawang goreng, pil bawang herbal dan lain-lain. Kita juga akan bangun industriinya,” jelas Sandi.

Sandi menyatakan, kalau sekarang dia disodorkan kontrak politik dengan petani bawang, untuk menjaga harga jual bawang merah tetap stabil dia bersedia saat itu juga.

“Sepanjang tahun, tiap panen kami akan beli dengan harga bawah sepuluh ribu rupiah dan harga atas lima belas ribu rupiah,” pernyataan yang membuat para petani bawang bertepuk tangan.

“Jadi tidak ada lagi petani rugi. Pemerintah harus hadir buat petani. Karena salah satu fokus Prabowo Sandi adalah mewujudkan swasembada pangan. Bagaimana mau swasembada pangan jika petaninya tidak sejahtera,” tutup Sandi. (dam)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending