Connect with us

SELEBRITIS

Pengacara Vanessa Pertanyakan Keberadaan Rian Subroto

Published

on

Vanessa Angel adalah aktris, model dan penyanyi berkebangsaan Indonesia Dia pertama kali bermain di sinetron utamanya seperti Cinta Intan tahun 2008 saat dia diperankan sebagai Sandra.

Zone.co.id, Surabaya – Milano selaku pengacara Vanessa Angel mempertanyakan keberadaan Rian Subroto yang disebut dalam dakwaan jaksa sebagai pemesan terdakwa, pada sidang kasus dugaan prostitusi dalam jaringan dengan agenda eksepsi di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (29/4/2019).

Usai persidangan yang berlangsung tertutup tersebut, dirinya meminta supaya sosok Rian Subroto bisa dihadirkan dalam persidangan.

“Kami melihat ada permainan dari kepolisian, kami akan meminta supaya pihak Propam Mabes Polri untuk membongkar kasus ini,” katanya, usai persidangan.

Menurutnya, pihaknya malah menemukan fakta baru di mana yang mentransfer uang senilai Rp80 juta untuk pembayaran kepada terdakwa, dilakukan oknum dari petugas kepolisian.

“Bahkan, setelah dilakukan pengungkapan kasus ini, ternyata masih ada transaksi yang dilakukan atas rekening tersebut,” ujarnya.

Ia mengatakan, segala bentuk bukti tersebut sudah diberitahukan kepada pihak hakim, dengan tujuan supaya hakim bisa menilai dengan kasus ini.

“Biar hakim yang menilai apakah bisa dilanjutkan atau tidak,” ucapnya.

Sebelumnya, terdakwa kasus dugaan prostitusi dalam jaringan Vanesza Adzania alias Vanessa Angelia Adzan aliasVanessa Angel menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Dalam dakwaannya JPU RA Dhiny Ardhani mengatakan, bahwa Vanessa Angel didakwa melakukan penyebaran konten asusila. Dalam kasus ini, terdakwa melalui muncikari dianggap telah menunjukkan sisi sensualitas wanita lewat foto-foto.

Kasus prostitusi dalam jaringan yang melibatkan Vanessa Angel bermula saat terdakwa yang bekerja sebagai artis sedang mengalami sepi “job”.

Atas dasar itu pula maka pada 12 November 2018, terdakwa menghubungi saksi (muncikari) Endang Suhartini alias Siska dengan tujuan minta job alias pekerjaan.

Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Dhiny Ardhani, saat membacakan surat dakwaan mengatakan jika terdakwa diancam dalam Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Jo. Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (dra)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

SELEBRITIS

Jenazah Ustadz Arifin Ilham akan Dishalatkan Dua Kali di Bogor

Published

on

K.H. Muhammad Arifin Ilham, adalah seorang pendakwah atau dai berkebangsaan Indonesia.

Zone.co.id, Bogor – Ketua Yayasan Az-Zikra, Khotib Kholil menyebutkan bahwa jenazah Ustadz Muhammad Arifin Ilham akan dua kali dishalatkan di dua lokasi berbeda ketika tiba di Bogor, Jawa Barat, sesuai wasiat almarhum.

“Beliau beramanat ingin dishalatkan di Az-Zikra Sentul, setelah itu dishalatkan juga di Az-Zikra Gunung Sindur, lalu dimakamkan di sana (Gunung Sindur),” ujarnya kepada awak media di Az-Zikra Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/5/2019) dinihari.

Menurutnya, jenazah Pimpinan Majelis Az-Zikra itu akan diberangkatkan dari Penang, Malaysia pagi sehingga diperkirakan akan tiba di Bogor Kamis (23/5/2019) siang.

“Persiapan sebagaimana biasa. Penyambutan oleh santri menggunakan zikir-zikirnya beliau,” kata Kholil.

Kholil mengatakan, Ustadz Arifin berangkat ke Penang, Malaysia pada 15 April 2019, atau dua hari menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Almarhum menjalani pengobatan di salah satu rumah sakit Penang lantaran menderita kanker kelenjar getah bening.

Diberitakan sebelumnya, Kholil menyebutkan bahwa Ustadz Arifin sempat melewati masa kritisnya setelah masuk ruang Intensive Care Unit (ICU) dini hari waktu setempat pada Selasa (21/5/2019).

Namun, kondisi Ustadz Arifin kembali kritis sejak Rabu sore. Kemudian mengembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (22/5/2019) malam. (fik)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SELEBRITIS

Berbaju Astronaut, Ariana Grande Kunjungi NASA

Published

on

Ariana Grande-Butera, adalah seorang penyanyi dan aktris berkebangsaan Amerika Serikat.

Zone.co.id, Jakarta – Setelah tampil di San Antonio, Texas, Ariana Grande menerima kesempatan untuk mengunjungi Johnson Space Center NASA di Houston, Sabtu (18/5/2019).

Bintang pop, 25, mendokumentasikan turnya itu di Instagram Story dalam video yang menunjukkan dirinya mengenakan seragam astronaut, lengkap dengan helm.

Ia pun menuliskan ucapkan terima kasih untuk NASA atas hari yang luar biasa dalam hidupnya dan tidak sabar untuk membagikan pengalamannya itu.

“Hari dan pengalaman yang istimewa. Terima kasih banyak untuk kemurahan hati Anda dan untuk mengajak teman-teman dan saya berkeliling,” tulisnya di Instagram, seperti dilansir People.

Saat kunjungan itu, rekan Grande memutar lagu hitnya “NASA” dari album terbaru “Thank U, Next”.

Tidak hanya itu, di layar Mission Control pun tertulis “Welcome to Mission Control Ariana Grande”, menyambut kehadiran sang penyanyi. (hep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SELEBRITIS

Pangeran William Bicara Tentang Pedihnya Kehilangan Putri Diana

Published

on

Pangeran William, Adipati Cambridge adalah anak tertua dari Pangeran Charles, Pangeran dari Wales dan mendiang Diana.

Zone.co.id, Jakarta – Pangeran William bicara tentang kepedihan akibat kehilangan ibu saat usianya masih belia, dalam dokumenter baru BBC One tentang kesehatan mental.

Duke of Cambridge itu mengatakan ia merasa “kesedihan tiada tara” setelah kematian Putri Diana pada 1997, menjelaskan pengalaman itu membuatnya bisa mengenali orang lain yang juga menderita akibat kehilangan keluarga.

“Saya banyak memikirkan ini, saya pikir ketika kamu merasa kehilangan saat masih kecil, sebenarnya usia berapa pun, tapi khususnya pada usia muda, saya bisa memahami itu, kau merasakan kepedihan tiada tara.”

“Dan kau tahu dalam hidupmu akan sulit menemukan sesuatu yang lebih pedih dari itu,” imbuh dia, seperti dikutip Independent.

“Tapi itu juga membuatmu dekat dengan orang-orang di luar sana yang merasa hal serupa.”

Ayah tiga anak itu bicara tentang dampak emosional terhadap pekerjaannya sebagai pilot ambulans, yang dia deskripsikan “sangat emosional” dibandingkan pekerjaannya di militer.

“Kau menghadapi keluarga yang menghadapi berita-berita terburuk,” katanya.

“Itu membuatnya jadi sangat depresi, merasakan hal negatif, di mana kau pikir kematian ada di mana-mana kemanapun kau pergi. Dan itu merupakan beban berat.”

William juga merasa tersentuh atas kesulitan yang dihadapi orang-orang Inggris untuk mendiskusikan emosi mereka, ia mengatakan orang Inggris memang kaku, tapi orang juga butuh untuk “lebih bersantai dan bisa mencurahkan emosi-emosi karena kami bukanlah robot”. (nan)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending