Connect with us

HEALTH

Inspirasi Menu Sahur dan Berbuka Puasa di Pertengahan Ramadhan

Published

on

Meskipun makan sahur tidak wajib dilakukan namun hal ini sangat penting dan dianjurkan baik oleh agama maupun ilmu kesehatan karena ada begitu banyak manfaat di dalamnya.

Fokusnews.co.id, Jakarta – Ingin mencoba menu berbeda saat sahur di jelang pertengahan Ramadhan? Coba simak saran berikut seperti dilansir Gulfnews :

Sahur (jumlah berbeda dari satu orang ke orang lain)

Satu cangkir susu rendah lemak ditambah dua sendok makan gandum, satu potong buah seperti pisang, segenggam campuran buah-buahan kering dan kacang-kacangan tawar.

Pilihan lainnya, roti gandum hangat, potongan keju rendah lemak atau dua butir telur dan (secangkir atau dua cangkir) sayuran, secangkir yogurt rendah lemak atau susu dan sepotong buah.

Berbuka puasa

Satu atau dua buah kurma ditambah satu cangkir air dan semangkuk sayur atau sup lentil.

Makan malam

1,5 cangkir salad ditambah setengah cangkir nasi merah atau roti gandum atau ubi jalar dan 120 gram ikan atau ayam panggang, setengah cangkir quinoa matang, 120 gram ayam panggang. Yogurt rendah lemak juga bisa ditambahkan.

Camilan

Buah adalah camilan terbaik dengan porsi yang berbeda untuk setiap orang.

Makanan manis dua hingga tiga jam setelah berbuka puasa dan secukupnya. Sebaiknya batasi konsumsi makanan manis dua kali seminggu. Puding susu manis rendah lemak dan cokelat hitam bisa menjadi pilihan. (lws)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

HEALTH

Hal yang Perlu Dilakukan Ketika Ekspektasi Tak Sesuai Realita

Published

on

Kenyataan yang tak berjalan sesuai realita memang menyakitkan namun akan lebih menakutkan dan kejam jika kamu memandang bahwa kenyataan tersebut bernilai buruk untukmu.

Zone.co.id, Jakarta – Terkadang apa yang Anda inginkan tak selalu bisa Anda dapatkan, misalnya menjadi pemimpin negara, menjuarai pertandingan bulu tangkis tingkat dunia atau sekedar mencapai posisi karir yang Anda impikan.

Menurut motivator sekaligus penulis Merry Riana, saat Anda mengalami kondisi ini, cobalah mengubah ekspektasi tak terwujud itu menjadi sebuah apresiasi.

“Yes punya ekspektasi tinggi, tetapi ketika ekspektasi itu tidak berjalan sesuai yang kita harapkan, kita harus punya kemampuan mengubah ekspektasi menjadi apresiasi,” kata dia kepada Antara di Jakarta belum lama ini.

Merry mengatakan, ketika seseorang bisa melakukan hal ini maka perasaan dan perilakunya akan cenderung positif. Rasa syukur juga akan menyelimuti diri orang itu.

“Dulu saya merasa enggak bisa, saya enggak mampu mengubah keadaan keuangan keluarga, membayar utang-utang. Tetapi saat mulai berpikir apa yang saya mampu. Saya mampu mengubah cara pandang saya terhadap hidup,” tutur dia.

“Kalau sebelumnya saya selalu menyalahkan keadaan, akhirnya saya mencoba mensyukuri apa yang masih ada. Walaupun saya harus merantau jauh dari orang tua, tetapi setidaknya saya masih mempunyai orang tua. Mereka masih hidup, masih sehat. Ini harus saya syukuri,” sambung Merry.

Dia menegaskan tak ada yang namanya kegagalan di dunia ini, melainkan pembelajaran. Ketika seseorang bisa berpikir seperti itu, lagi-lagi perasaan dirinya juga akan berubah.

“Oh oke saya belum berhasil bukan berarti saya gagal, tetapi saya masih butuh waktu untuk belajar. Ketika kita mengubah itu, otomatis perasaan kita juga berbeda. Jadi, jangan berpikir ‘Aduh apa yang salah’, tetapi ‘Apa yang saya dapatkan dari pembelajaran atas kegagalan ini’,” papar Merry. (lws)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

HEALTH

Kalsium Hingga Olahraga Pastikan Tulang Tetap Sehat Selama Ramadhan

Published

on

Latihan seperti squat atau sit-up juga bisa dilakukan untuk membuat tubuh lebih bugar.

Zone.co.id, Jakarta – Berpuasa bukan berarti tidak memikirkan kesehatan, justru bulan suci ini harus dimanfaatkan untuk menjaga tubuh lebih bugar.

Selain menjaga agar tubuh terhidrasi serta menyantap makanan sumber energi untuk beraktivitas sepanjang hari, orang yang berpuasa harus mempraktikkan hal-hal yang menjaga kesehatan tulang.

Dilansir Khaleej Times, dokter konsultan bedah ortopedi Bhuvaneshwar Machani memberi kiat sederhana untuk memastikan tulang tetap kuat dan sehat selama Ramadhan.

1. Pastikan asupan kalsium cukup

Orang dewasa butuh 1000 hingga 1200 miligram kalsium per hari yang dibutuhkan untuk tulang. Santaplah produk susu, misalnya yogurt dengan beri dan kacang untuk sahur sebagai makanan ringan namun mengenyangkan.

2. Pilih makanan sehat

Lapar mata bisa membuat kita memilih makanan lezat dibandingkan makanan sehat. Jus dan minuman soda yang membuat air liur ingin menetes bisa diganti dengan minuman berbahan dasar yogurt atau milkshake tanpa gula.

Ketimbang memenuhi piring dengan nasi atau lasagna, coba tambah porsi sayur mayur seperti wortel, kacang, brokoli dan bayam.

3. Paparan matahari

Vitamin D penting untuk menjaga optimalnya kesehatan tulang dan sebagian besar diserap tubuh lewat paparan sinar matahari. Kurangnya paparan sinar matahari dapat membuat tulang melemah, mengakibatkan osteoporosis dan osteo artritis.

4. Olahraga

Setelah buka puasa, pastikan Anda sudah mengonsumsi cukup cairan sebagai bekal berolahraga ringan. Coba praktikkan zumba atau video aerobik, atau jalan kaki 20 menit di treadmill. Latihan seperti squat atau sit-up juga bisa dilakukan untuk membuat tubuh lebih bugar. (nan)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

HEALTH

Penyebab Berat Badan Bisa Naik Usai Berpuasa

Published

on

Mengonsumsi lebih banyak makanan berlemak setelah puasa seharian adalah alasan utama lain kenaikan berat badan selama Ramadhan.

Zone.co.id, Jakarta – Bagi Anda yang kerap mengeluhkan berat badan yang melonjak naik usai berpuasa di Bulan Ramadhan, sebaiknya perhatikan asupan makanan berlemak Anda.

Ahli gizi dari Health Victory Nutrition di Australia, Katherine Baqleh mengatakan kecenderungan mengonsumsi lebih banyak makanan berlemak setelah puasa seharian adalah alasan utama lain kenaikan berat badan selama Ramadhan.

“Orang-orang mungkin ingin mengompensasi apa yang mereka lewatkan pada hari itu, sehingga mereka mungkin akhirnya berfokus pada makanan tinggi lemak atau kalori tinggi,” kata dia seperti dilansir ABC News.

Belum lagi jika Anda mengonsumsi makanan ini di malam hari, kurang beraktivitas fisik, menyebabkan lebih banyak kalori yang tubuh simpan.

“Kekhawatiran terbesar adalah ketika mereka mengonsumsi makanan ini di malam hari: orang-orang kurang aktif sehingga lebih banyak kalori yang dikonsumsi disimpan,” tutur dia.

Baqleh mengatakan konsumsi kalori yang lebih tinggi menyebabkan gula darah dan kolesterol yang lebih tinggi. Akibat lainnya, penurunan kualitas tidur, yang mendorong penyimpanan lemak melalui pelepasan hormon kortisol.

Di sisi lain, ahli gizi klinis dari Prime Hospital di Dubai, Sakina Mustansir, seperti dilansir Gulfnews, menyarankan Anda menjaga keseimbangan nutrisi agar tetap berenergi, sehat dan menjaga berat badan tetap terkendali.

Sebaiknya, hindari makan karbohidrat olahan, karena mereka meningkatkan insulin yang menyebabkan kelaparan dan penambahan berat badan.

Selain itu, Anda disarankan mengonsumsi daging tanpa lemak, ikan atau ayam untuk menghindari kehilangan massa otot. (lws)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending